Warga Venezuela Lebih Percaya Bitcoin dari pada Bolivar

Lebih Percaya Bitcoin
Tak perlu jago trading, Cukup Follow Trader Ahli di Bingbon Anda akan profit! Yuk Register sekarang Bonus $120 menanti anda. Baca panduan lengkap Disini

Venezuela berada di tengah salah satu resesi ekonomi terberat dalam sejarah negaranya. Untuk memperkuat posisi mereka, warganya beralih ke Bitcoin.

Cryptocurrency andalannya cenderung lebih stabil daripada Bolivar, atau Petro, crypto yang didukung minyak yang dikeluarkan oleh pemerintah Venezuela.

Menurut laporan firma analisis Chainalysis, Venezuela telah menjadi negara 3d di dunia dengan volume transaksi cryptocurrency P2P pada tahun 2020.

Pertumbuhannya begitu signifikan, sehingga negara itu berada di ambang penutupan Internet secara besar-besaran , menurut sebuah laporan outlet berita blockchain dunia. Jaringan itu dipenuhi oleh aktivitas online oleh rakyat Venezuela.

Sebagian, pertumbuhan tersebut disebabkan oleh digitalisasi dunia secara keseluruhan akibat pandemi COVID-19. Alasan lain yang umum terjadi di negara berkembang.

Karena banyak warga mereka tidak memiliki rekening bank dan dipaksa bekerja di luar negeri, mereka membutuhkan cara untuk mengirim uang kembali ke keluarga mereka.

Baca juga :   10.000 Taksi Akan Menerima Pembayaran Dalam Cryptocurrency

Kurangnya kepercayaan pada Petro

Meskipun pemerintah Venezuela telah meluncurkan cryptocurrencynya sendiri yang disebut Petro, warga negara tersebut masih cenderung memilih Bitcoin.

Nampaknya bukan hanya komunitas internasional yang kurang mempercayai hal itu. Rakyat Venezuela sendiri kebanyakan menghindari berurusan dengan Petro, meskipun pemerintahan presiden Maduro melakukan semua upaya untuk mempopulerkannya.

Pada pertengahan tahun 2020, pemerintah menurunkan harga minyak untuk meningkatkan penggunaan Petro sebagai mata uang yang didukung minyak. Saat lockdown dimulai, Maduro berjanji akan memberikan bonus di Petro kepada dokter yang menangani pasien yang terinfeksi COVID.

Namun, langkah tersebut masih diperlakukan dengan skeptis. Beberapa warga mulai menghindari Petro lebih jauh, melihat dorongan ini sebagai upaya lain dari pemerintah untuk mengontrol mereka. Mr Bastardo dalam posting blognya menyebut Petro “shitcoin”, dengan alasan bahwa nilainya saat ini serendah Bolivar.

Baca juga :   Thailand Telah Setujui RUU Dalam Mengatur Mata Uang Kripto

Walaupun demikian, Petro memiliki pengaruh positif atas adopsi cryptocurrency di Venezuela. Menurut Gabriel Jiménez, seorang pengusaha blockchain Venezuela, kemunculan dan promosi uang digital yang didukung nasional meningkatkan kesadaran orang secara keseluruhan tentang crypto, membuat mereka tidak terlalu takut untuk menghadapinya.

Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Tokocrypto Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Be the first to comment on "Warga Venezuela Lebih Percaya Bitcoin dari pada Bolivar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*