Singapore Airlines akan luncurkan Aplikasi berbasis Blockchain

Singapore Airlines

Singapore Airlines akan merilis sebuah “groundbreaking” aplikasi berbasis Blockchain pada bulan Agustus 2018.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan pada hari Senin, 5 Februari, maskapai ini mengumumkan aplikasi berbasis Blockchain untuk program KrisFlyer-nya yang telah ” lulus proof-of-concept exercise” dan KPMG Digital Village.

Sekarang ingin mendaftar ke merchants yang berbasis di Singapura, pelanggan yang berpartisipasi dalam program ini pada akhirnya dapat menghabiskan mil frequent flyer pada titik penjualan dengan imbalan barang dan jasa.

“Perkembangan groundbreaking di mana kita akan menggunakan teknologi blockchain untuk ‘digitalise‘ KrisFlyer miles adalah demonstrasi investasi yang kita buat untuk meningkatkan secara signifikan sisi digital bisnis  demi untuk mendapatkan keuntungan bagi pelanggan kita,” komentar CEO Goh Choon Phong.

Blockchain masuk ke penerbangan sipil telah meningkat pesat , dengan berbagai maskapai penerbangan dan otoritas bandara sekarang mempelajari penggunaannya untuk meningkatkan efisiensi.

Bulan lalu, pemerintah Kanada mengumumkan sebuah skema percontohan dengan Belanda yang bertujuan memanfaatkan Blockchain untuk merombak prosedur imigrasi. Sementara itu, Februari melihat Brisbane Airport menjadi yang pertama di dunia yang menjadikan dirinya sebagai ‘cryptocurrency friendly’.

Berbicara di Singapore Airshow Aviation Leadership Summit minggu ini yang dikutipoleh Reuters, Phong menambahkan bahwa dia “berpikir” proyek SIA Group adalah yang pertama dari jenisnya di dunia.

 

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu Di Indodax Atau Di Binance Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian ikuti panduan cara jual disini.

Be the first to comment on "Singapore Airlines akan luncurkan Aplikasi berbasis Blockchain"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*