Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.
Pasar global sedang menghadapi ketidakpastian besar setelah pengumuman tarif baru yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump. Gelombang baru kebijakan perdagangan ini telah mengguncang pasar keuangan dunia dan turut mempengaruhi pasar cryptocurrency, termasuk Bitcoin. Dalam kondisi pasar yang tidak stabil ini, sentimen terhadap Bitcoin berbalik menjadi bearish, dengan banyak analis dan investor memperingatkan kemungkinan penurunan lebih lanjut dalam waktu dekat.
Ketegangan Perdagangan Global Mempengaruhi Bitcoin
Tarif perdagangan yang diumumkan oleh Donald Trump telah menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan pelaku pasar global. Pengumuman tersebut tidak hanya menargetkan negara-negara besar seperti China, tetapi juga sekutu dekat Amerika Serikat seperti Kanada.
Bahkan, kebijakan tarif ini juga mencakup negara-negara kecil yang sebelumnya tidak diperhitungkan dalam kebijakan perdagangan internasional, yang dikenal dengan julukan “Senin Oranye” karena warna kulit khas Trump.
Pengumuman tarif besar-besaran ini membuat banyak investor khawatir tentang dampaknya terhadap ekonomi global, dan secara langsung mempengaruhi harga aset berisiko tinggi seperti cryptocurrency. Bitcoin, yang selama ini dikenal sebagai aset yang sering dianggap sebagai “safe haven” dalam situasi ketidakpastian, kini merasakan dampak negatif dari gelombang ketegangan perdagangan ini.
Menurut data dari platform prediksi Polymarket, saat ini ada sekitar 56% kemungkinan bahwa Bitcoin akan diperdagangkan di bawah $78.000 pada 11 April. Penurunan tajam baru-baru ini membuat cryptocurrency terbesar di dunia ini jatuh di bawah angka $75.000, yang menambah kekhawatiran di kalangan investor.
Katalis Negatif dan Keterkaitan dengan Kondisi Makroekonomi
Carlos Guzman, seorang analis dari perusahaan perdagangan kripto GSR, memperingatkan bahwa Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan mungkin akan terus tertekan dalam waktu dekat. Menurutnya, saat ini tidak ada katalis positif yang dapat mendukung pergerakan naik Bitcoin dalam jangka pendek.
“Kami mungkin akan turun lebih rendah dari sini,” kata Guzman. “Tidak ada katalis positif jangka pendek untuk kripto yang dapat membenarkan pemisahan dari situasi makro.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa pergerakan harga Bitcoin saat ini sangat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi global, terutama ketegangan perdagangan yang ditimbulkan oleh kebijakan tarif Trump. Sebagai aset yang sangat sensitif terhadap sentimen pasar, Bitcoin cenderung mengikuti pergerakan pasar tradisional, terutama saat ada ketidakpastian besar yang mengguncang perekonomian global.
“Senin Oranye” dan Dampaknya terhadap Pasar Cryptocurrency
Ketegangan yang terjadi pada “Senin Oranye”, yang merujuk pada warna kulit khas Donald Trump, telah menciptakan atmosfer ketidakpastian di seluruh pasar global. Pengumuman tarif besar-besaran ini tidak hanya menargetkan China dan Kanada, tetapi juga mencakup negara-negara lain yang sebelumnya tidak terlibat dalam kebijakan perdagangan internasional.
Kebijakan ini membawa dampak langsung terhadap harga Bitcoin dan aset kripto lainnya. Meskipun sebelumnya banyak investor beranggapan bahwa Bitcoin akan menjadi pelindung yang aman (safe haven) dalam situasi ketidakpastian, kenyataannya justru sebaliknya. Kondisi pasar yang penuh ketakutan dan kekhawatiran akan resesi global membuat harga Bitcoin turun, bahkan ketika investor biasanya mencari perlindungan dalam aset digital.
Pasar Cryptocurrency Masuk ke Mode Ketakutan Ekstrem
Petr Kozyakov, pendiri dan CEO Mercuryo, perusahaan pembayaran kripto, mengungkapkan bahwa pasar cryptocurrency saat ini berada dalam mode “ketakutan ekstrem.” Dalam wawancara dengan CBS News, Kozyakov mengatakan bahwa kebijakan tarif Trump dapat memicu resesi global yang dapat memperburuk situasi di pasar keuangan, termasuk pasar kripto.
“Rezim tarif Trump telah menciptakan bahaya nyata dan segera dari resesi global, dan tampaknya tidak mungkin untuk menebak langkahnya selanjutnya,” kata Kozyakov.
Ketidakpastian ini menciptakan suasana hati yang cemas di kalangan investor, yang berisiko melakukan tindakan yang lebih konservatif, seperti menjual aset berisiko tinggi seperti Bitcoin. Akibatnya, Bitcoin dan cryptocurrency lainnya dapat terus tertekan dalam jangka pendek sampai ada kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan perdagangan global.
Apa yang Diharapkan ke Depan?
Dengan ketidakpastian yang semakin tinggi, prospek Bitcoin dan pasar kripto lainnya sangat bergantung pada perkembangan situasi makroekonomi global. Jika kebijakan tarif yang diumumkan oleh Trump benar-benar memicu resesi global, harga Bitcoin dapat terus merosot lebih jauh. Sebaliknya, jika situasi ini mereda dan pasar kembali stabil, ada kemungkinan Bitcoin akan kembali menguat, terutama jika investor mulai mencari aset alternatif yang dianggap aman.
Namun, dalam jangka pendek, banyak analis yang melihat Bitcoin dan cryptocurrency lainnya akan terus berada dalam tekanan. Potensi penurunan lebih lanjut masih sangat mungkin terjadi, terutama jika kebijakan tarif Trump memperburuk ketegangan perdagangan antara AS dan negara-negara besar lainnya.
Menganalisis Peluang untuk Investor
Bagi investor yang aktif di pasar kripto, saat ini merupakan waktu yang penuh tantangan. Ketika pasar sedang mengalami penurunan, banyak yang memilih untuk menahan diri atau bahkan mengalihkan investasi mereka ke aset yang lebih stabil. Namun, ada juga yang melihat penurunan harga sebagai kesempatan untuk membeli dengan harga yang lebih murah, dengan harapan pasar akan pulih setelah periode ketidakpastian ini berlalu.
Secara keseluruhan, meskipun situasi saat ini menunjukkan pasar yang bearish, penting untuk terus memantau perkembangan ekonomi global dan keputusan-keputusan besar yang akan diambil oleh pemerintah dan lembaga keuangan. Ketegangan perdagangan yang ditimbulkan oleh kebijakan tarif Trump akan tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga Bitcoin dan pasar kripto dalam waktu dekat.
Kesimpulan
Ketegangan yang timbul dari kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump telah mengguncang pasar global, termasuk pasar cryptocurrency. Penurunan harga Bitcoin di bawah $75.000 menunjukkan bahwa sentimen pasar telah berubah menjadi bearish, dengan banyak investor dan analis yang memperkirakan kemungkinan penurunan lebih lanjut. Pasar cryptocurrency saat ini berada dalam mode ketakutan ekstrem, dan investor harus berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian global yang bisa mempengaruhi harga Bitcoin dan kripto lainnya.
Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency












