Saatnya Hacker WannaCry Melakukan Konversi Bitcoin ke Monero

A ransomware demand for the payment of $300 worth of bitcoin sits on the screen of an Apple Inc. Macbook Air laptop infected by the 'Petya' computer virus inside an electronics store in Kiev, Ukraine, on Wednesday, June 28, 2017. The cyberattack similar to WannaCry began in Ukraine Tuesday, infecting computer networks and demanding $300 in cryptocurrency to unlock their systems before spreading to different parts of the world. Photographer: Vincent Mundy/Bloomberg

Semua orang pasti tau dan masih mengingat serangan ransomware WannaCry yang terjadi secara global. Selama kejadian itu, ribuan komputer dan server di seluruh dunia terkena dampaknya. Pengembang malware ini juga berhasil mengumpulkan cukup banyak bitcoin dari tindakan criminal tersebut. Sekarang semua uang yang terkumpul itu muncul dan akan dikonversikan oleh hacker tersebut ke alternative koin Monero. Mengapa, karena Bitcoin tidak memiliki sifat privasi dan anonimitas. Namun Monero mempunyai privasi dan anonimitas yang cukup memadai maka dari itu hacker Wannacry berencana untuk mengkonversi Bitcoin yang ia dapat ke Monero.

Bitcoin tidak memberikan anonimitas untuk menjadikannya sebagai sebuah usaha untuk menutupi jejak tidak kriminal. Siapapun di dunia bahkan tau dan dapat melacak pembayaran Bitcoin secara real-time. Kecuali jika Anda menggunakan mixer koin. Namun, untuk menemukan layanan serupa yang memiliki reputasi bagus juga cukup sulit.

Maka dari itu, pengembang ransomware WannaCry kini sedang berusaha untuk mengosongkan dompet Bitcoinnya dan mengubah dana tersebut ke koin alternatif Monero. Perusahaan intelijen kriptocurrency Italia Neutrino mengetahui aksi ini dan mencoba untuk melakukan tindakan investigasi secara lebih lanjut. Monero memiliki keunggulan lebih jika dibanding Bitcoin. Terutama di bagian privasi dan anonimitas. Banyak orang yang melihat Monero sebagai “alat anonimisasi yang sempurna”. Melacak alamat XMR sangat sulit untuk dilakukan.

Ini bukan pertama kalinya Monero terkait dengan aktivitas kejahatan online. The Shadow Brokers, sindikat hacker terkenal pun juga menerima pembayaran XMR sebagai imbalan atas layanan mereka. Tampaknya beberapa pasar gelappun banyak yang sudah mengintegrasikan gateway pembayaran melalui XMR.

Dalam kasus ini, hacker menggunakan ShapeShift untuk penukaran BTC. Perusahaan tersebut mengkonfirmasi bahwa layanan mereka digunakan untuk tujuan khusus ini. Itu bukan pertanda baik bagi perusahaan. Namun kini mereka berkerjasama dengan petugas penegak hukum untuk melakukan investigasi terkait WannaCry.

Be the first to comment on "Saatnya Hacker WannaCry Melakukan Konversi Bitcoin ke Monero"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*