Potensi DeFi Loan Untuk Investor dari Indonesia

Vexanium
Tak perlu jago trading, Cukup Follow Trader Ahli di Bingbon Anda akan profit! Yuk Register sekarang Bonus $120 menanti anda. Baca panduan lengkap Disini

LOAN atau ‘pinjaman’ adalah bagian penting dari ekosistem DeFi yang tumbuh paling cepat. Mereka menyebutnya sebagai DeFi Loan. Mereka juga mengizinkan pemegang crypto untuk meminjamkan aset mereka kepada orang lain dan mendapatkan bunga dari pinjaman itu, tanpa peminjam maupun pemberi pinjaman perlu untuk mengidentifikasi diri mereka terlebih dulu.

Jadi, setiap orang memiliki akses ke platform dan berpotensi meminjam uang atau menyediakan likuiditas untuk mendapatkan bunga. Dengan demikian, DeFi Loan sepenuhnya tanpa izin (permission less) dan tidak bergantung pada hubungan kepercayaan (trustless).

Likuiditas pasar mengacu pada total jumlah yang dipasok dan jumlah pinjaman dari sebuah token, yang mana terbangun pada basis buku besar terdistribusi untuk dana pinjaman dari aset kripto dengan mengumpulkan dana yang disimpan dalam kontrak pintar (smart contract).

Jika token dalam smart contact cukup likuiditasnya, peminjam dapat langsung melakukan pinjaman. Biaya pinjaman ditentukan oleh tingkat bunga yang dibebankan kepada peminjam, yang ditentukan oleh model suku bunga pasar yang mendasari.

Potensi DeFi Loan untuk Indonesia

Platform pinjaman yang dijaminkan ada dalam tiga variasi:

  1. Posisi utang yang dijaminkan (collateralized debt positions)
  2. Pasar utang yang dijaminkan bersama (pooled collateralized debt markets)
  3. Pasar utang yang dijaminkan P2P (P2P collateralized debt markets).

Collateralized debt positions adalah pinjaman yang menggunakan token yang baru dibuat, sementara pooled collateralized debt markets menggunakan token yang ada dan membutuhkan kecocokan antara peminjam dan pihak pemberi pinjaman.

Ada berbagai macam protokol DeFi yang memungkinkan orang untuk meminjamkan dan meminjam aset kripto, seperti Maker dan AAVE. Ada pula protokol DeFi buatan tim dari Indonesia yang telah berhasil diluncurkan, yaitu VynDAO (DeFi Lending) dan UNYdex (Decentralized Exchange) yang merupakan Dapp (Decentralized Application) yang dibuat di atas blockchain platform Vexanium.

Baca juga :   Apakah Ethereum Classic (ETC) Akan Memulai Perang Melawan ASIC Mining?

Tujuan Menjaminkan Crypto Anda

Digawangi oleh DeFi, sifat terdesentralisasi jadi umpan yang sangat tepat untuk sektor keuangan. DeFi Loan yang bersifat kolateral atau agunan, yang mana kolateral dikunci dalam smart contract dan hanya dilepaskan setelah hutang dilunasi.

DeFi Loan sendiri juga masuk dalam over collateralized loan, yaitu peminjam diharuskan memasang agunan, yaitu memberikan sesuatu yang bernilai sebagai jaminan untuk menutupi nilai utang, di mana nilai agunan yang dibukukan melebihi nilai hutangnya.

Dengan cara ini, agunan secara bersamaan memastikan bahwa pemberi pinjaman (kemungkinan besar smart contract) dapat memulihkan nilai pinjaman mereka dan memberi peminjam insentif untuk melunasi pinjaman.

Misal, Anda menjaminkan kripto Anda di DeFi Loan, VynDAO, Anda bisa mendapatkan uang cash yang dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari karena token kripto yang dijaminkan itu membuat Anda menerima USDV yang kemudian dapat ditukar ke IDR.

Legalitas DeFi di Indonesia

“Keajaiban” yang ditawarkan dari DeFi Loan ini tentu perlu dinaungi dengan payung regulasi dan legalitas. Komisioner SEC (Security and Exchange Commission), Heister Peirce, menyampaikan beberapa pendapat terkait regulasi DeFi beberapa waktu lalu.

Baca juga :   Pemindai Cryptocurrency Pertama di Dunia Sekarang Sudah Tersedia!

Ia berharap SEC dapat lebih bersahabat kepada innovator tentang “real potential” dari DeFi dan memberi dukungan kepada konsep user agar dapat melakukan governance secara langsung.

Meskipun inovasi DeFi yang dapat disebut sebagai disruptive innovation yang ditawarkan oleh startup teknologi ini dapat memberi tantangan bagi pembuat regulasi, seiring berjalannya waktu dapat mencapai compliance melalui kelebihan yang ditawarkan dengan menemukan kebiasaan apa yang dipromosikan oleh regulator di existing law saat ini.

Sebagai pembuka era keuangan terprogram (programmable money), over collateralized loan atau secured loan bisa dipandang sebagai upaya “perkenalan” untuk memasuki era baru tersebut.

DeFi akan terus dikembangkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna layanannya – yang mana siapa saja yang memiliki koneksi internet, berarti mereka dapat membeli dan meminjamkan kriptonya.

Jika ketersediaan infrastruktur yang dibutuhkan dan dapat menjangkau kolateral offline atau unsecure loan, jelas membuat DeFi mumpuni untuk masuk dalam pasar yang luar biasa besar nantinya.

Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Binance Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Be the first to comment on "Potensi DeFi Loan Untuk Investor dari Indonesia"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*