Otoritas Jepang Sedang Menganalisa Dampak Coin Libra Facebook di Pasar

Dampak Coin Libra Facebook di Pasar

Otoritas Jepang berusaha memahami pengaruh yang akan dimiliki cryptocurrency Libra di pasar. Ada beberapa badan pengatur yang meminta lebih banyak informasi ke Facebook tentang rencana mereka dan apa yang ingin mereka capai. Informasi ini dirilis oleh The New York Times dalam sebuah laporan baru – baru ini .

Badan Pengatur Mencoba Memahami Libra

Menurut The New York Times, pihak berwenang Jepang saat ini bekerja dengan kelompok yang dibuat khusus yang menganalisis dampak yang dapat dimiliki Libra terhadap stablecoin Facebook baru-baru ini terhadap kebijakan moneter dan di pasar keuangan.

Facebook mengumumkan pembuatan stablecoin pada 18 Juni yang akan didukung oleh berbagai aset, termasuk dolar AS, euro, Yen Jepang, dan pound Inggris. Menurut apa yang disebutkan Facebook dalam laporannya pada 18 Juni, tujuannya adalah untuk membantu individu memproses transaksi dan memberikan layanan keuangan kepada orang-orang yang tidak dapat memiliki akses ke sana.

Baca juga : Binance Meluncurkan Perdagangan Crypto Futures dengan Leverage 20x

The New York Times menjelaskan bahwa tujuan kelompok yang beroperasi di Jepang bertujuan mengoordinasikan kebijakan untuk mengurangi dampak negatif terkait dengan implementasi Libra. Itu termasuk topik yang berkaitan dengan pajak, kebijakan moneter dan juga penyelesaian pembayaran. Grup ini akan dibentuk oleh Bank Jepang, Kementerian Keuangan dan juga Financial Services Agency (FSA).

Jepang adalah salah satu negara yang paling proaktif dalam hal peraturan dan adopsi kripto. FSA telah memberlakukan peraturan yang jelas untuk perusahaan yang beroperasi di pasar dan untuk individu yang berurusan dengan aset digital.

Perusahaan yang ingin menawarkan layanan terkait kripto harus meminta izin kepada badan pengawas setempat untuk menerima lisensi untuk beroperasi di pasar. Ini secara khusus berlaku untuk pertukaran crypto yang ingin menawarkan layanan perdagangan kepada pengguna.

Selain itu, para pejabat menjelaskan bahwa mereka mengharapkan regulator pajak dan keuangan lainnya untuk bergabung dengan grup karena fakta bahwa aset digital Facebook dapat memiliki dampak luas di seluruh dunia.

Keputusan untuk membahas masalah ini datang hanya beberapa minggu sebelum pertemuan mendatang para menteri keuangan G7 yang akan berlangsung di Chantilly, Prancis minggu depan.

Negara-negara lain yang menganalisis aset digital Facebook antara lain Amerika Serikat, Singapura, Prancis, dan Inggris Raya.

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Di Binance Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian ikuti panduan cara jual disini.

Be the first to comment on "Otoritas Jepang Sedang Menganalisa Dampak Coin Libra Facebook di Pasar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*