Investor Kripto di Indonesia Diprediksi akan Tembus 50 Juta Orang

Aset Crypto masih menarik bagi investor domestik. Meski banyak aset yang nilainya turun, namun reputasi kripto di Tanah Air tak kunjung surut.

Menurut Timothius Martin, perkembangan investor kripto di Indonesia akan besar dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini dari sisi pasar, jumlah investor kripto di Indonesia mencapai 15 juta orang, jumlah tersebut sudah mencapai 4% dari total komunitas.

Namun, jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga, persentase investor kripto bisa dikatakan meningkat. Menurutnya, Indonesia baru memasuki tahap awal kebangkitan investasi kripto.

“Indonesia masih dalam tahap awal dimana jumlah investor kripto hampir mencapai 15 juta atau sekitar 4% dari total komunitas. Dan di beberapa negara dengan literatur keuangan tingkat tinggi, misalnya Singapura sudah mencapai 20 %,” kata Timo.

Ia memprediksi jumlah investor kripto akan meningkat, setidaknya investor kripto bisa mencapai 50 juta orang dalam lima tahun ke depan.

Baca juga :   Keuangan Terdesentralisasi dan Layanan Jaminan dapat Mendorong Adopsi Crypto

“Dalam 4-5 tahun ke depan, kami prediksi jumlah investor kripto di Indonesia bisa mencapai 50 juta investor. Hal ini bisa terwujud karena kita telah menyaksikan pergeseran perilaku pengguna,” kata Timo.

Investor Crypto di Indonesia terus berkembang. Berdasarkan data Bappebti, investor kripto di Indonesia hingga Juni 2022 telah mencapai 14,6 juta investor. Ada peningkatan 2,2 juta investor dalam 5 bulan dimana investor crypto baru mencapai 12,4 juta.

Apa yang Dibutuhkan Investor?

Menyikapi semakin banyaknya investor kripto, Timo menjelaskan banyak hal yang perlu dipersiapkan. Hal pertama adalah informasi dan literatur yang cukup tentang berinvestasi dalam aset kripto. Menurutnya, hal ini sudah banyak muncul di Indonesia.

Baca juga :   Binance Berhasil di Hack, Justin Sun Siap Bantu Binance Untuk Bangkit Kembali

“Kami melihat investor menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi dan lebih selektif dalam memilih aset untuk diinvestasikan. Pergeseran perilaku pengguna ini didukung dengan tersedianya banyak informasi yang dapat diakses oleh investor melalui media sosial atau informasi. portal,” kata Timo.

Selain itu, peran serta pemerintah sebagai regulator dan pengawas perdagangan kripto juga diperlukan dalam rencana menyambut perkembangan investor kripto di Indonesia.

“Kemudian ada peran pemerintah melalui Bappebti yang memberikan perlindungan melalui aturan dan regulasi yang diedarkan bagi investor atau pedagang aset kripto,” kata Timo.

Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Binance Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Leave a Comment