Apa Itu Transaksi Online dan Transaksi Digital? Dilengkapi Contoh

Apa Itu Transaksi Online dan Transaksi Digital
Tak perlu jago trading, Cukup trading di BybitGlobal Anda akan profit! Yuk Register sekarang Bonus $20 menanti anda. Plus, sebuah kartu hadiah senilai hingga $500 menanti!

Transaksi digital adalah pembayaran tanpa uang tunai seperti mobile banking atau alat transaksi bisnis virtual lainnya. Adanya fasilitas ini membuat masyarakat tidak perlu beranjak dari tempat duduknya untuk berbisnis. Hanya melalui ponsel yang terhubung dengan internet, semuanya bisa dilakukan.

Transaksi digital juga semakin populer dan disukai masyarakat Indonesia. Catatan Bank Indonesia (BI) menyebutkan  terdapat 4,7 juta transaksi online dan 128 triliun volume transaksi bisnis nontunai di Indonesia. Jadi apakah yang dimaksud dengan transaksi online dan transaksi digital ? Simak pembahasan berikut ini!

Apa itu Transaksi Online ?

Transaksi Online adalah sistem pembayaran yang memungkinkan transaksi bisnis dilakuksan secara online berarti membeli produk atau jasa, melakukan investasi, atau menggunakan layanan perbankan.

Transaksi bisnis online difasilitasi oleh penyedia layanan pembayaran atau disebut sebagai payment gateway.

Transaksi bisnis online biasanya dilakukan melalui jaringan terenkripsi yang aman untuk mengurangi kemungkinan pencurian data pribadi dan tagihan, serta dapat digunakan sebagai alat pembayaran sekali atau berulang kali. misalnya, saat Anda membeli sepatu melalui platform e-niaga atau langganan Netflix.

Sudahkah anda mengetahui apa yang dimaksud dengan transaksi online ? setelah membaca pengertian transaksi online, Sekarang coba kita lihat kelebihanya.

Kelebihan transaksi online

Berikut beberapa Kelebihan transaksi online yang perlu anda ketahui :

  1. Lebih hemat biaya, karena pembayaran online umumnya dilakukan secara otomatis sehingga biayanya juga lebih murah dibandingkan sistem pembayaran manual, seperti cek.
  2. Transaksi bisnis dapat berjalan lebih cepat dan tidak memakan waktu.
  3. Setelah diproses, umumnya dana akan langsung masuk ke rekening penjual atau virtual account untuk meminimalisir risiko perampokan.
  4. Mempermudah proses transaksi bisnis, karena penjual bisa langsung mengetahui kapan dana masuk ke rekening sehingga bisa menentukan kapan barang akan dikirim ke konsumen.

Kekurangan Transaksi online

Di sisi lain, transaksi online memiliki beberapa kelemahan, salah satunya adalah:

  1. Meski bisa dikatakan lebih hemat biaya, pembayaran online tidak gratis karena ada biaya layanan yang ditanggung pengguna.
  2. Rentan terhadap cybercrime atau kejahatan dunia maya, seperti mekanisme peretasan, pencurian data atau informasi individu, dan sebagainya.
  3. Keterikatan pada infrastruktur telekomunikasi khususnya internet, karena tanpa internet maka transaksi bisnis online tidak dapat berjalan.

Contoh Transaksi Online

Transaksi online dapat dilakukan melalui fasilitas yang disediakan oleh penyedia layanan pembayaran yang meliputi:

Transaksi dengan Internet Banking

Sesuai dengan namanya, transaksi bisnis dengan menggunakan internet banking, baik untuk keperluan transfer, pembayaran tagihan, dan lain-lain, dihitung sebagai transaksi bisnis online.

Transaksi dengan Mobile Banking

Selain itu, transaksi dengan mobile banking juga mencakup transaksi bisnis digital. Berbagai layanan perbankan umumnya menyediakan layanan internet banking dan mobile banking untuk memudahkan nasabahnya.

Baca juga :   Beginilah Cara Mendapatkan Airdrop Callisto (CLO) Gratis 100%

Pahami juga tentang Apa itu Withdrawal ? supaya tidak salah paham lagi kedepannya!

Apa itu Transaksi Digital ?

Apa yang dimaksud dengan transaksi digital? transaksi digital adalah bentuk perubahan teknologi yang memudahkan warga melakukan transaksi bisnis pembayaran melalui perangkat yang digunakan, seperti melalui internet dan difasilitasi melalui suatu program, baik di ponsel maupun dalam bentuk web.

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak transaksi bisnis yang bisa dilakukan secara digital karena ada dukungan dan perlindungan dari pemerintah dan lembaga keuangan yang legal. Salah satu bentuk transaksi bisnis digital yang paling populer saat ini adalah melalui e-wallet atau dompet digital, yang dapat melakukan transaksi bisnis hanya melalui barcode, nomor ponsel.

Sehingga dapat disimpulkan jika transaksi digital menggantikan proses pembayaran, dari yang umumnya menggunakan uang tunai berubah menjadi transaksi bisnis pembayaran non tunai atau cashless, dari pembayaran langsung ke transfer, dari dompet tradisional ke dompet digital. Inilah yang dimaksud dengan pengertian transaksi digital secara umum.

Kelebihan dari transaksi Digital

Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan transaksi digital, antara lain:

1. Lebih Mudah dan Lebih Efektif

Anda dapat melakukan transaksi bisnis digital hanya dengan menggunakan program di ponsel Anda tanpa perlu repot membawa uang tunai setiap saat. Khusus untuk transaksi bisnis dengan jumlah besar, transaksi bisnis digital akan memudahkan pelanggan.

2. Fleksibilitas Nominal Transaksi

Dibandingkan dengan transaksi bisnis tunai, transaksi bisnis digital dapat dilakukan dengan lebih fleksibel terkait nominal transaksi bisnis yang telah dilakukan. Misalnya, jika Anda ingin membeli barang dengan harga Rp50.990 secara tunai, Anda harus membayar sejumlah Rp51.000 karena tidak ada Rp10.

Sementara itu, transaksi bisnis digital memungkinkan Anda membayar berbagai produk atau layanan hingga nominal akhir.

Kekurangan Transaksi Digital

Di balik keringanan yang ditawarkan sistem transaksi bisnis digital, mekanisme ini memiliki beberapa kelemahan, salah satunya seperti berikut ini:

1. Perlu Pengetahuan Teknologi

Bagi orang yang tidak terlalu paham teknologi, transaksi bisnis digital akan terlihat cukup merepotkan.

2. Peluang peretasan

Informasi mengenai peretasan pada perusahaan financial technology banyak dijumpai di beberapa media, yang tentunya dapat mengancam dana yang ditempatkan nasabah. Namun, perusahaan juga terus meningkatkan mekanisme dan teknologinya.

Contoh Transaksi Digital

Berikut contoh transaksi digital adalah seperti dibawah ini :

Uang Elektronik (E-money)

E-money atau uang elektronik adalah uang yang ditempatkan pada suatu mekanisme perbankan dan digunakan untuk kegiatan transaksi bisnis secara elektronik. E-money biasanya dilengkapi dengan kartu chip yang disematkan di dalamnya untuk kegiatan transaksi bisnis dan dikeluarkan oleh lembaga perbankan.

Baca juga :   Tutorial Cara Mining BCC / BCH di ViaBTC (Lebih Menguntungkan daripada BTC)

Ada beberapa jenis uang elektronik dan lembaga penerbitnya, seperti berikut ini:

  • Bank DKI dengan produk JakCard
  • BCA (Bank Central Asia) dengan produk Flazz
  • Bank Mandiri dengan produk Mandiri e-Money
  • Bank Mega dengan produk Mega Cash
  • BNI (Bank Negara Indonesia) dengan produk TapCash
  • Bank Nationalnobu dengan produk Nobu e-Money
  • BRI (Bank Rakyat Indonesia) dengan produk Brizzi
  • Telkomsel (Telekomunikasi Selular) dengan produk Tap-izy

Dompet Elektronik (E-Wallet)

E-Wallet atau dompet digital, sebagai layanan elektronik yang berperan untuk menyimpan data dan alat pembayaran, salah satunya sebagai alat pembayaran menggunakan kartu dan uang elektronik, menampung dana, dan juga melakukan membayar.

Berikut yang merupakan contoh situs untuk melakukan transaksi digital berbasis e-wallet mulai dari : Gopay, Ovo, Dana, LinkAja, iSaku, Genius.

Perbankan online (Online banking )

Online banking sebagai layanan transaksi bisnis keuangan perbankan dengan menggunakan internet, terbagi menjadi internet banking atau e-banking, dan mobile banking. Bedanya, internet banking membutuhkan browser internet untuk mengoperasikannya, dan aplikasi transaksi online mobile banking membutuhkan smartphone dan internet.

Kode QR

Kode QR atau kode Respon Cepat, adalah kode batang dua dimensi, di mana terdapat berbagai jenis informasi langsung di dalam kode. Kode QR dapat dibuka dengan memindai atau menggunakan ponsel.

Biasanya, sebuah kode QR dapat menyimpan 2.089 digit atau 4289 karakter, termasuk tanda baca atau karakter khusus di dalamnya. Dengan keunggulan tersebut, kode QR dapat menampilkan berbagai teks, membuka URL, menyimpan kontak di buku telepon, dan lain sebagainya.

Kode QR dibagi menjadi beberapa titik dan satu spasi yang telah diatur dalam bentuk kotak, dan setiap komponen di dalamnya memiliki arti tersendiri. Karena ada komponen ini, maka kode QR lebih mudah dipindai oleh ponsel dan dapat menampilkan berbagai data atau informasi yang terkandung di dalamnya.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai apa itu transaksi digital dan transaksi online. Dengan hadirnya transaksi online dan digital tentu saja sangat memudahkan warga. Bahkan, sekarang Anda bisa berinvestasi secara online melalui situs investasi yang sudah terdaftar di Bappebti.

Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Binance Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Be the first to comment on "Apa Itu Transaksi Online dan Transaksi Digital? Dilengkapi Contoh"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*