Singapura Pakai Blockchain Untuk Mengelola Catatan COVID-19

SGInnovate milik negara telah bekerja sama dengan Accredify untuk membuat paspor kesehatan digital yang memanfaatkan teknologi blockchain.

Menurut perusahaan, alat manajemen data berbasis blockchain menyediakan metode manajemen catatan kesehatan yang lebih efisien.

Pengembangan alat manajemen catatan kesehatan dimulai awal tahun ini, dengan uji coba baru saja dilakukan pada bulan Juni. Setelah fase uji coba yang sukses, platform bertenaga blockchain berhasil memverifikasi catatan pemberhentian virus korona selama lebih dari 1 juta kali.

Paspor Kesehatan Digital

Paspor Kesehatan Digital

SGInnovate didukung oleh kementerian keuangan Singapura dan berinvestasi pada perusahaan rintisan teknologi yang menangani teknologi terbaru seperti blockchain, realitas virtual, teknologi medis, dan kecerdasan buatan.

Sesuai laporan, platform manajemen catatan kesehatan baru memungkinkan pengguna untuk menyimpan catatan kesehatan pribadi mereka di dompet digital yang dilindungi menggunakan teknologi blockchain.

Baca juga :   Aset Crypto Terbaik Untuk Diinvestasikan pada tahun 2020

Selain itu, platform ini ramah pengguna dan mudah untuk mendapatkan dan memvalidasi catatan. Platform ini memungkinkan berbagi riwayat medis yang lebih nyaman dengan mengubah catatan menjadi bentuk digital.

Itu juga membuat pekerjaan penyedia layanan kesehatan lebih mudah.

Selain itu, aplikasi ini dibuat di OpenAttestation, jaringan yang dibuat oleh Pemerintah Singapura, sebagai jaringan open source untuk membuat notaris catatan menggunakan teknologi blockchain.

Menurut SGInnovate, paspor kesehatan digital menawarkan perisai keamanan kriptografi yang kuat untuk setiap catatan menggunakan teknologi buku besar terdistribusi (DLT).

Selanjutnya, perusahaan tersebut menyatakan bahwa penyimpanan catatan yang dilindungi blockchain memastikan keamanan, privasi, dan keterbukaan.

Untuk perlindungan tambahan, pengguna akhir mendapatkan catatan melalui akun SingPass mereka dan memilih riwayat kesehatan yang ingin mereka distribusikan dan durasinya.

Adopsi teknologi blockchain dalam kesehatan

Munculnya COVID-19 telah membawa perubahan besar dalam cara hidup di seluruh dunia. Pasar telah jatuh karena virus yang menyebarkan dampak ekonominya di berbagai industri utama dalam perekonomian.

Baca juga :   Jangan Coba-Coba Investasi Di Ripple Jika Anda Belum Tahu 5 Hal Ini!

Sektor teknologi telah menemukan cara-cara inovatif untuk membantu mengurangi penyebarannya, dengan sektor DLT mengembangkan metode inovatif seperti paspor kesehatan digital Singapura dan gadget pelacak kontak lainnya.

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Di bitYard Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian ikuti panduan cara jual disini.

Be the first to comment on "Singapura Pakai Blockchain Untuk Mengelola Catatan COVID-19"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*