Sempat Terjatuh, IOTA Tetap Berusaha Merebut Kembali Peringkat 10 Besar di CMC!

Akankah Harga IOTA (MIOTA) Makin Naik Setelah Masuk COBINHOOD

Peringkat 10 Besar di CMC – Seluruh pasar cryptocurrency sudah menghadapi pembalikan bullish setelah beberapa hari mengalami kerugian yang mengejutkan. Iota (MIOTA) secara khusus telah melewati 24 jam terbaik karena harganya berhasil naik hingga 3%. Saat ini Internet of things (IoT) blockchain memiliki 2,779,530,283 token MIOTA yang diperkirakan senilai $ 1,301,698,277 USD. IOTA adalah cryptocurrency paling berharga yang sedang bertengker di peringkat ke-12 saat ini.

Sebelumnya Koin ini jatuh dari peringkat ke-10 coinmarketcap pada akhir kuartal ketiga, dan diperparah lagi dengan aksi jual besar-besaran yang terjadi dibulan september. Namun dengan Yayasan IOTA mulai menunjukkan kemajuan besar dalam pengembangan blockchain IOTA melalui kemitraannya dan Proyek Qubic, maka langkah yang diambil ini digadang-gadang MIOTA sangat besar kemungkinan akan masuk lagi ke peringkat 10 besar.

Penyebab utama yang dapat menyebabkan Iota masuk lagi keperingkat 10 besar dan bisa berdiri lagi dideretan koin terbaik didunia tidak bisa jauh dari tigak faktor ini :

1. IOTA Foundation Menargetkan Industri Mobil

Kemitraan terbaru yang dipublikasikan di blog IOTA tampaknya salah satu yang akan membuat IOTA semakin menarik di masa depan. Dimana High Mobility dan IOTA Foundation menandatangani Nota Kesepahaman untuk berkolaborasi pada integrasi konten, blueprint, dan tutorial IOTA ke dalam platform pengembang HIGH MOBILITY. Ini akan memberikan jembatan antara produsen mobil dan pengembang untuk dapat berinteraksi dengan platform di IOTA blockchain.

IOTA Foundation membuat langkah besar dalam industri manufaktur mobil, dimana kemitraannya dengan Audi dan Volkswagen untuk mengintegrasikan teknologi IoT dapat menjadikanya salah satu kemitraan terbesar sejauh ini.

2. Hadirnya Protokol Qubic Untuk Memperkaya Fitur

Salah satu yang sangat mengejutkan bahwa Iota diperkirakan akan dapat bertahan dengan persaing lainnya dibidang teknologi IoT termasuk Ethereum Classic (ETC) adalah dengan hadirnya Protokol Qubic. Protokol Qubic akan menggunakan blockchain Iota untuk mencatat data dan melakukan transaksi.

Baca juga : Litecoin (LTC) Dan IOTA (MIOTA) Terlihat Cerah Untuk Aset Investasi 2019

Protokol Qubic akan segera diliris pada awal tahun sehingga dapat membawa manfaat besar bagi komunitasnya. Jadi, dengan rilisnya Protokol Qubic maka IOTA dipastikan dapat mengalami peningkatan permintaan dalam beberapa bulan mendatang.

3. Terselesainya Perselisihan Pemahaman

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Iota adalah email yang baru-baru ini bocor dari para pendiri, yang menunjukkan ketidaksepakatan antara mereka dan dewan direksi. Masalah ini menyebabkan jatuhnya harga IOTA pada saat pasar crypto berada dalam tren bearish. Ketika harga koin lain jatuh, Iota malah anjlok lebih keras.

Namun, masalah ini akan segera diselesaikan ketika kedua pihak menyingkirkan perbedaan mereka. Dan mereka akan segera menyelesaikan tonggak sejarahnya secara tepat waktu dan efisien. Walapun ada tantangan besar yang sedang dihadapi di belakangnya, ketika tim pengembangan Iota kembali maka dapat dipastikan koin ini akan mengambil tempatnya kembali di antara sepuluh cryptocurrency terbaik.

Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Binance Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *