Citibank India Larang Pengguna Kartu Kredit Untuk Pembelian Kripto

Kartu Kredit Untuk Pembelian Kripto

Citibank India adalah bank besar terbaru yang melarang pelanggannya menggunakan kartu kredit untuk pembelian kripto, Dan mereka terlihat telah melarang penggunaan kartu debit juga , menurut laporan dari Quartz India.

Quartz India menulis, mereka secara pribadi telah meninjau email dari Citibank India yang dikirim ke pelanggan pada 13 Februari yang mengatakan sebagai berikut:

“Mengingat kekhawatiran, baik secara global maupun lokal, termasuk dari Reserve Bank of India, memperingatkan anggota masyarakat terkait potensi risiko ekonomi, keuangan, operasional, hukum, pelanggan, dan risiko terkait keamanan yang terkait dalam penanganan bitcoin, dan mata uang virtual, Citi India telah memutuskan untuk tidak mengizinkan penggunaan kartu kredit dan debitnya untuk pembelian atau perdagangan bitcoin, kriptocurrencies dan mata uang virtual tersebut. “

Baca juga : Dubai Ciptakan Tempat Penyimpanan Kripto Teraman Dari Hacker

Citibank India merupakan anak perusahaan Citigroup, yang merupakan perusahaan perbankan investasi dan jasa keuangan multinasional yang telah melarang semua pembelian kripto dengan kartu kredit. Larangan Citigroup datang bersamaan dengan JP Morgan Chase dan Bank of America, dan diikuti oleh larangan kartu kredit oleh Lloyds Banking Group dan Virgin Money .

Pemerintah Indian telah tegas tentang sikapnya terhadap Bitcoin (BTC) dan cryptocurrencies lainnya.  Menteri Keuangan mengatakan Bitcoin sebagai “skema Ponzi” pada Desember 2017, tetapi bank India juga bertindak positif terhadap Blockchain teknologi.

Pada pertengahan Januari, banyak bank India menunda atau menutup akun bursa kripto, dengan alasan risiko “transaksi yang meragukan”. Pada 1 Februari, salah tafsir tentang komentar peraturan Menteri Keuangan India yang mengakibatkan pasar kripto turun drastis.

Be the first to comment on "Citibank India Larang Pengguna Kartu Kredit Untuk Pembelian Kripto"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*