Investasi Emas atau Bitcoin, Lebih Untung Mana?

Investasi Emas atau Bitcoin

Emas atau Bitcoin adalah dua instrumen yang bisa menjadi pilihan untuk mulai berinvestasi karena risikonya cukup kecil, tetapi memiliki prospek pengembalian yang menarik. Investasi dalam emas atau Bitcoin dapat dibeli sedikit demi sehingga dapat dilakukan oleh semua orang.

Baik investasi emas atau Bitcoin, keduanya termasuk dalam kategori investasi jangka panjang, meskipun bisa ditarik tunai kapan saja kita mau.

Sebagai investasi jangka panjang, idealnya kedua investasi ini disimpan selama lima tahun atau lebih supaya menghasilkan profit yang bagus.

Emas adalah instrumen investasi yang telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sejak lama. Sementara Bitcoin, tergolong sangat baru dan hanya beberapa orang yang sudah terjun dalam investasi ini.

Sebagai investor pemula, mungkin Anda bingung memilih antara investasi emas atau bitcoin. Tinjauan ini mencoba mengulas bagaimana prospek pengembalian kedua jenis investasi ini.

Fakta tentang investasi emas atau Bitcoin

Meski masuk dalam kategori investasi dengan profil risiko rendah, bukan berarti emas dan Bitcoin bisa dibeli dan dibiarkan sendiri. Terutama dalam Bitcoin, investasi ini perlu dibeli dengan hati-hati dan kinerjanya dipantau secara teratur.

Sebagai instrumen investasi, keduanya membawa risiko penurunan nilai. Harga emas dipengaruhi terutama oleh kondisi ekonomi dunia sementara Bitcoin tidak terpengaruh oleh hal-hal demikian.

Itu sebabnya emas dan bitcoin disarankan untuk disimpan dalam jangka panjang mengingat dalam jangka pendek masih ada fluktuasi harga. Emas dan bitcoin lebih disukai karena menawarkan hasil yang cukup besar, lebih besar dari bunga deposito.

Waktu yang tepat untuk berinvestasi dalam emas atau Bitcoin

Kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi? Sebenarnya, investasi perlu dilakukan sedini mungkin ketika masih muda tetapi perlu dilihat saat yang tepat untuk masuk.

Baca juga :   Apa Penyebab Utama Kenaikan Harga Bitcoin: Alasan & Trend

Sehubungan dengan keuangan pribadi, Anda perlu memperhatikan faktor kesehatan keuangan Anda terlebih dahulu sebelum mulai berinvestasi. Lebih baik jika Anda menyiapkan dana darurat sehingga tidak mudah untuk menarik uang yang sudah diinvestasikan.

Ini penting agar Anda dapat berinvestasi secara konsisten tetapi memiliki cadangan uang yang dapat Anda ambil jika Anda membutuhkannya. Anda juga perlu mempertimbangkan tren dan kondisi ekonomi global untuk memilih instrumen investasi yang tepat.

Baca juga : Bisa Untung Banyak, Ini Bedanya Trading Bitcoin Vs Investasi Bitcoin

Perbedaan antara investasi emas dan Bitcoin

Emas termasuk dalam kategori komoditas berjangka yang dijual di bursa berjangka, sedangkan Bitcoin adalah produk yang bisa dibeli exchanger yang menawarkan cryptocurrecny.

Dalam hal popularitas, emas jauh lebih populer daripada Bitcoin. Kebanyakan orang masih takut berinvestasi di Bitcoin karena faktor risiko.

Berinvestasi dalam emas cenderung pasif, dalam arti kita hanya perlu membelinya sekarang dan menunggu sampai harga naik.

Bitcoin juga, tetapi masih perlu melakukan analisis seperti mempelajari arah tren pasar cryptocurrecny.

Minimum investasi Emas dan Bitcoin

Investasi Emas

Harga emas Antam batangan pada 19 Juli 2020 adalah Rp937.000 per gram. Namun, bukan berarti itu adalah minimum uang yang perlu disiapkan agar kita bisa berinvestasi.

Investasi emas dapat dilakukan dengan metode mencicil di Pegadaian dengan minimum pembelian mulai dari 0,01 gram aja. Selain di pegadaian, sekarang banyak bermunculan platform investasi emas online yang bisa dibeli dengan harga Rp10.000.

Baca juga :   Trik Sederhana Untuk menghemat waktu dan uang saat mencairkan BTC

Berinvestasi emas dengan mencicil membutuhkan biaya tambahan. Seperti biaya penitipan emas di Pegadaian sebesar Rp30.000 dan biaya administrasi Rp10.000.

Investasi Bitcoin

Investasi Bitcoin pun dapat dimulai dengan modal yang terbilang kecil. Perbedaan minimum pembelian Bitcoin tergantung dari exchanger yang menyediakan jasa pembelian Bitcoin, Misalnya di Indodax mereka menawarkan pembelian bitcoin mulai dari Rp 50.000.

Selain itu, ada juga cryptocurrecny yang dijual mulai dari Rp 1000. Dengan minimal pembelian yang kecil jadi tidak terlalu memberatkan, bukan?

Mana yang lebih menguntungkan?

Jika Anda melihat uraian di atas, Anda sudah dapat menghitung sendiri instrumen mana yang lebih menguntungkan. Pada akhirnya, Anda perlu menyesuaikan portofolio investasi Anda dengan tujuan keuangan Anda sendiri.

Ketidakpastian ekonomi yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa bulan atau tahun mendatang berpotensi untuk terus mendongkrak harga emas begitu juga dengan harga Bitcoin.

Kesimpulan

Investasi dalam emas atau Bitcoin keduanya memiliki potensi pengembalian yang menjanjikan. Keduanya dapat dipilih sebagai investasi alternatif selama pandemi COVID-19 seperti saat ini karena sifatnya yang cair.

Anda perlu mengelola portofolio investasi Anda dengan perencanaan yang matang untuk menjadi menguntungkan di masa depan.

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Di bitYard Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian ikuti panduan cara jual disini.

Be the first to comment on "Investasi Emas atau Bitcoin, Lebih Untung Mana?"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*