Harga Bitcoin Naik Tajam 9% ke $107.800, Tapi Tantangan Besar Menanti di Zona Kritis $110.000

Harga Bitcoin Naik Tajam
Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Bitcoin kembali menunjukkan taringnya setelah berhasil bangkit dari tekanan jual yang sempat membawa harganya turun ke bawah $99.000 awal pekan ini. Kini, harga BTC diperdagangkan di kisaran $107.800, mencatatkan lonjakan mengesankan sebesar +9% dalam 72 jam terakhir. Namun, para analis memperingatkan bahwa perjalanan bullish ini bisa segera menghadapi hambatan kuat di zona resistensi penting.

Kenaikan Bitcoin, Rebound dari Tekanan, Menuju Ujian Berat

Rebound tajam Bitcoin ini bukan hanya soal kenaikan harga semata. Secara teknikal, pergerakan ini menandai pembalikan tren yang signifikan setelah BTC berhasil keluar dari pola saluran menurun (descending channel) yang membentuk tekanan selama dua pekan terakhir.

Kebangkitan harga dimulai ketika BTC menyentuh zona likuiditas di sekitar $98.000 — area yang secara historis menjadi tempat pembelian besar-besaran oleh investor institusional. Dari titik ini, pasar dengan cepat membentuk order block bullish, dan struktur harga yang sebelumnya melemah mulai kembali dikendalikan oleh pembeli.

Zona $108.000–$110.000, Tembok Besar di Depan Mata

Meski kenaikan ini terlihat solid, Bitcoin kini mendekati tantangan berat di zona suplai merah kritis antara $108.000 hingga $110.000. Wilayah ini bukan sembarang angka—pada beberapa kesempatan sebelumnya, setiap kali BTC mendekati atau menembus zona ini, pasar cenderung mengalami penolakan (rejection) dan memasuki fase konsolidasi atau bahkan koreksi harga.

Grafik harian (1D) menunjukkan bahwa zona ini juga bertepatan dengan upper trendline dari pola teknikal yang telah membatasi kenaikan sejak awal Juni. Jika harga gagal menembus dan bertahan di atas area ini, besar kemungkinan akan terjadi retracement ke area $104.000–$105.000, sebagai bentuk pengujian ulang (retest) terhadap support baru.

Namun, jika zona ini berhasil ditembus secara bersih dengan volume yang tinggi, Bitcoin berpotensi memulai fase ekspansi baru menuju $113.000 bahkan $118.000 dalam beberapa pekan ke depan.

Indikator Teknis, Momentum Mulai Menguat

Beberapa indikator teknis mendukung narasi bullish ini. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) pada timeframe 4-jam kini berada di atas angka 60, menunjukkan momentum pembelian yang menguat. Selain itu, histogram MACD telah bergerak ke wilayah positif, mengindikasikan potensi kelanjutan tren naik.

Volume perdagangan harian juga menunjukkan peningkatan signifikan, menandakan partisipasi aktif dari pelaku pasar. Ini menambah keyakinan bahwa pergerakan ini bukan sekadar “dead cat bounce” atau pantulan sementara.

Apa yang Harus Diwaspadai Investor?

Meskipun suasana pasar saat ini mulai bergeser ke arah optimisme, investor tetap disarankan untuk berhati-hati. Harga yang bergerak terlalu cepat tanpa koreksi sehat berisiko menciptakan kondisi overbought, yang bisa memicu aksi ambil untung (profit taking) dalam jangka pendek.

Trader jangka pendek bisa mempertimbangkan untuk memantau reaksi harga terhadap zona $108.000–$110.000 secara ketat. Sementara itu, investor jangka panjang (HODLers) mungkin melihat ini sebagai kesempatan untuk mengakumulasi jika terjadi koreksi ke support yang baru terbentuk.

Kesimpulan

Pergerakan Bitcoin dalam 3 hari terakhir menunjukkan pemulihan kuat dan perubahan sentimen pasar. Namun, ujian sesungguhnya terletak di zona $110.000 — level yang telah terbukti menjadi “tembok besar” bagi BTC sejak beberapa minggu terakhir.

Apakah Bitcoin mampu menembusnya dan melanjutkan reli ke level yang lebih tinggi? Atau justru akan tergelincir kembali dan membentuk konsolidasi baru?

Waktu akan menjawab. Satu hal yang pasti: volatilitas belum akan pergi ke mana-mana.

Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *