Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.
Setelah sempat berhasil merebut kembali level psikologis $2.600 di awal pekan ini, harga Ethereum (ETH) kembali mengalami tekanan jual. Hingga Kamis, 4 Juli, ETH tercatat diperdagangkan di kisaran $2.560, mencatat koreksi tipis secara intraday. Penurunan ini terjadi setelah Ethereum gagal bertahan di atas zona resistensi kuat antara $2.610 hingga $2.620, sebuah wilayah yang telah berulang kali membatasi kenaikan harga ETH sejak pertengahan Juni.
Penolakan dari Zona Pasokan Mendorong Koreksi
Grafik teknikal 4-jam menunjukkan bahwa harga Ethereum sebelumnya sempat berhasil keluar dari fase konsolidasi berkepanjangan di sekitar $2.520. Namun, begitu harga mendekati area pasokan kritis di atas $2.610, tekanan jual langsung meningkat. Area ini telah menjadi “tembok besar” yang sulit ditembus, di mana penjual kripto tampaknya terus mengambil kesempatan untuk ambil untung atau membuka posisi short.
Penurunan dari zona resistensi ini memicu pelanggaran terhadap garis tren naik jangka pendek, yang telah menjadi dukungan penting sejak akhir Juni. Kini, dengan garis tren tersebut ditembus ke bawah, struktur harga jangka pendek Ethereum berubah menjadi cenderung bearish.
Volatilitas dan Momentum Melemah
Secara teknikal, indikator-indikator momentum jangka pendek seperti RSI (Relative Strength Index) mulai menunjukkan pelemahan. RSI yang sebelumnya berada di zona overbought, kini kembali turun ke level netral, menandakan bahwa pembeli mulai kehilangan tenaga. Selain itu, volatilitas harga juga terlihat meningkat, mencerminkan ketidakpastian arah pergerakan pasar dalam waktu dekat.
Para analis juga mencatat bahwa volume perdagangan mulai meningkat saat harga menurun — ini bisa menjadi sinyal bahwa penurunan didorong oleh aksi jual aktif, bukan hanya konsolidasi biasa.
Pola Segitiga Simetris Masih Bertahan di Grafik Harian
Sementara di grafik harian (daily), ETH masih berada di dalam pola segitiga simetris besar yang telah terbentuk sejak beberapa minggu terakhir. Pola ini biasanya menandakan fase akumulasi atau konsolidasi sebelum pergerakan besar berikutnya. Ujung dari segitiga tersebut kini semakin dekat, menunjukkan bahwa harga Ethereum mungkin akan segera mengalami breakout besar — baik ke atas maupun ke bawah.
Saat ini, batas bawah dari segitiga tersebut berperan sebagai dukungan teknikal yang kritis, berlokasi dekat dengan area $2.520. Jika Ethereum menembus batas bawah ini dengan volume yang besar, bisa jadi kita akan melihat penurunan lebih dalam, bahkan menguji ulang support kuat berikutnya di sekitar $2.400 atau lebih rendah.
Sebaliknya, jika Ethereum berhasil memantul dan kembali menguji zona $2.610–$2.620 lalu menembusnya, maka potensi untuk naik menuju $2.700–$2.800 kembali terbuka.
Kesimpulan
Ethereum saat ini berada di titik kritis. Meskipun masih menunjukkan kekuatan fundamental yang cukup solid, tekanan teknikal jangka pendek mulai memberikan sinyal peringatan. Gagalnya ETH menembus $2.610 menandakan bahwa pasar belum siap untuk rally besar, dan para pelaku pasar kini menanti arah pergerakan selanjutnya, terutama menjelang pertemuan penting ekonomi AS dan potensi katalis dari pasar ETF kripto.
Untuk saat ini, para investor dan trader disarankan untuk tetap waspada, memperhatikan zona support di $2.520 dan zona resistance di $2.610 sebagai titik kunci pergerakan jangka pendek.
Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency












