Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.
Elon Musk resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai anggota Kabinet Presiden $TRUMP dan Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (dikenal juga sebagai “Departemen DOGE”). Keputusan ini diumumkan setelah tiga bulan masa jabatan yang penuh gejolak dan kontroversi. CEO Tesla dan pemilik X (dulu Twitter) itu kini memilih untuk kembali ke jalur yang lebih familiar—teknologi, mobil listrik, dan aset kripto.
Langkah yang Mengejutkan, Tapi Tak Sepenuhnya Tak Terduga
Pengunduran diri ini dianggap sebagai sinyal perubahan prioritas Musk. Dalam rapat Kabinet di Gedung Putih, Elon mengumumkan langsung keputusannya, menyebut 100 hari pertama pemerintahan sebagai “pemecah rekor”—sebuah pernyataan bombastis khas Musk, tapi juga menunjukkan betapa kacau dan padatnya masa jabatannya di politik.
Setelah pengumuman itu, harga token $TRUMP langsung turun 5,17% dalam hitungan jam. Sementara itu, sebagian investor Tesla justru melihat kabar ini sebagai hal positif, karena mengindikasikan Musk akan kembali fokus penuh ke perusahaannya dan inovasi teknologi.
Dampak Terhadap Proyek DOGE dan Keuangan Pemerintah
Selama menjabat sebagai kepala Departemen DOGE, Musk berjanji akan melakukan efisiensi besar-besaran terhadap pengeluaran negara. Ia menargetkan penghematan sebesar $2 triliun, tapi data terbaru menunjukkan realisasi efisiensi hanya sekitar $160 miliar—jauh dari target awal. Bahkan, menurut laporan New York Times, kebijakan Musk justru berpotensi menyebabkan kerugian sekitar $135 miliar akibat gangguan birokrasi dan konflik internal.
Meskipun begitu, Presiden $TRUMP secara terbuka mengucapkan terima kasih kepada Elon: “Anda benar-benar telah mengorbankan banyak.” Musk pun menanggapi dengan candaan pedas, “Mereka suka membakar mobil saya, yang jelas bukan hal bagus,” merujuk pada beberapa aksi vandalisme terhadap mobil Tesla selama dirinya menjabat di pemerintahan.
Apa Alasan Sebenarnya Musk Mundur?
Spekulasi tentang keluarnya Musk dari pemerintahan sudah muncul sejak beberapa pekan terakhir. Dalam panggilan pendapatan Tesla baru-baru ini, Musk sempat mengatakan bahwa dia hanya bisa menyediakan waktu satu hingga dua hari per minggu untuk pekerjaan federal. Hal ini dilihat sebagai tanda bahwa dirinya tidak sepenuhnya berkomitmen dalam jangka panjang terhadap tugas kenegaraan.
Kini, dengan keputusan resminya, arah energi dan fokus Musk jelas kembali ke dunia teknologi. Ia dikabarkan akan memaksimalkan waktu untuk pengembangan proyek Tesla, AI, dan juga memperluas langkah-langkahnya di dunia kripto.
Apa Selanjutnya?
Dengan mundurnya Elon dari Departemen DOGE, masa depan inisiatif efisiensi pemerintahan yang dipimpinnya pun tidak pasti. Banyak yang memperkirakan departemen tersebut akan dipangkas atau bahkan dibubarkan dalam waktu dekat.
Sementara itu, di dunia kripto, komunitas mulai berspekulasi apakah Musk akan kembali mendorong proyek Dogecoin (DOGE) atau bahkan memperkenalkan token baru sebagai bagian dari “comeback”-nya.
Kesimpulan
Elon Musk memang tak pernah masuk ke suatu bidang tanpa meninggalkan jejak besar. Meskipun masa jabatannya di Kabinet $TRUMP singkat, namun dampaknya cukup besar dan penuh drama. Kini, dengan kembalinya fokus Musk ke sektor teknologi dan kripto, dunia menanti langkah besar selanjutnya dari salah satu tokoh paling berpengaruh di era digital ini.
Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency












