Cara Menjaga Wallet Bitcoin Indonesia Tetap aman

Wallet-Bitcoin-Indonesia-Tetap-aman.jp

Transaksi Cryptocurrency umumnya aman dan bersifat anonim jika Anda mengetahui cara penggunaannya. Sayangnya, banyak pemula yang berpikir dengan bertransaksi secara digital, mereka kebal terhadap ancaman dunia maya sehingga mereka membiarkan begitu saja tanpa melakukan tindakan pencegahan apapun.

Kecerobohan inilah yang digunakan peretas untuk mendapatkan informasi pengguna yang tidak bersalah dan bahkan menipu mereka atas uang hasil jerih payah mereka.

Oleh sebab itu, anda tidak perlu kwawatir lagi karena kiat-kiat berikut ini akan membantu Anda untuk menghindari risiko semacam itu di Wallet Bitcoin Indonesia.

1. Gunakan ATM Bitcoin

Pertukaran online adalah platform paling populer untuk transaksi mata uang kripto, tetapi mereka tidak menawarkan privasi data karena memerlukan verifikasi ID saat membeli atau menjual koin.

ATM Bitcoin fisik tidak hanya lebih mudah digunakan tetapi juga dirancang untuk memberikan anonimitas kepada pengguna.

Katakanlah ATM Bitcoin yang dipasang di Chicago, ATM ini tidak akan mengharuskan Anda untuk membocorkan informasi sensitif atau meninggalkan jejak yang menghubungkan transaksi langsung kepada Anda. Semuanya akan dilakukan secara anonim, dan data pribadi Anda tidak akan terungkap.

2. Jangan Gunakan Wallet WEB

Wallet Web dihosting oleh pihak ketiga dan tidak menawarkan standar keamanan yang Anda inginkan untuk Bitcoin. Pengguna Bitcoin pemula tertarik pada wallet ini karena relatif mudah digunakan.

Baca juga :   Apakah Bitcoin Termasuk Aset Spekulatif atau Investasi Terbaik?

Sebagian besar skandal peretasan Bitcoin dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi di Wallet web, jadi jika Anda akan menggunakannya, setidaknya pastikan itu berasal dari penyedia tepercaya.

3. Gunakan Cold Wallet atau Hot Wallets

Menyimpan Bitcoin Anda dalam dua tempat secara terpisah , hal ini tidak bisa melindungi Anda dari peretas, tetapi dapat mengurangi kemungkinan kehilangan semua uang Anda jika terjadi insiden peretasan.

Cold wallet dinilai lebih aman, terutama ketika Anda tidak memiliki rencana untuk menggunakan uang anda dalam waktu dekat. Di sisi lain, Hot Wallets sangat cocok bagi pengguna Bitcoin aktif setiap hari, tetapi kurang aman karena terhubung ke World Wide Web. Hal terbaik untuk dilakukan adalah hanya menyimpan apa yang Anda butuhkan untuk transaksi di Hot Wallets Anda.

4. Jangan simpan kunci pribadi Anda secara online

Kunci pribadi adalah kredensial otentikasi Anda ke dompet kripto Anda , yang berarti siapa pun yang memegangnya dapat mengakses dana Anda. Untuk alasan ini, Anda harus menyimpannya di tempat yang paling tidak mungkin diakses. Idealnya, kunci pribadi Anda untuk semua dompet Bitcoin harus disimpan di komputer yang tidak terhubung ke web.

Baca juga :   Masih Adakah Peluang Bitoin Mencapai Harga $30.000 ?

5. Gunakan otentikasi dua faktor

Otentikasi dua faktor memberikan lapisan keamanan ekstra untuk strategi kata sandi utama Anda. Proses aktivasi bisa sedikit rumit, tetapi mengingat peluang untuk memulihkan dana Anda setelah dicuri, maka hal ini sangat sepadan.

Kesimpulan

Ini adalah beberapa tip yang telah diuji coba untuk menjaga wallet Bitcoin Indonesia dan transaksi Anda tetap aman dari peretas dan individu lain yang memiliki niat jahat. Untuk meningkatkan strategi keamanan Anda, ada baiknya juga mendaftar ke bursa yang Anda yakin dan dapat dipercaya. Sebelum menyetorkan uang ke dompet Anda atau mentransfernya ke atau dari akun pertukaran online Anda, luangkan waktu untuk menilai dari perspektif keamanan.

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Di Binance Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian ikuti panduan cara jual disini.

Be the first to comment on "Cara Menjaga Wallet Bitcoin Indonesia Tetap aman"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*