Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.
Dunia sedang berlomba-lomba mengumpulkan Bitcoin. Setidaknya itulah yang ditegaskan oleh Eric Trump dalam konferensi kripto bergengsi “Consensus 2025” yang digelar di Toronto. Dalam sebuah panel bersama CEO Hut 8, Asher Genoot, Eric mengatakan bahwa minat terhadap Bitcoin kini menyebar ke berbagai penjuru dunia dan melibatkan berbagai kalangan elit.
“Saya sedang bepergian. Saya di pesawat. Semua orang di dunia sedang berusaha mengumpulkan Bitcoin saat ini. Semua orang,” kata Eric. “Saya mendengarnya dari dana kekayaan negara, dari keluarga-keluarga terkaya, bahkan dari perusahaan-perusahaan terbesar.”
Dua Perlombaan Besar, Beli dan Tambang Bitcoin
Eric Trump menggambarkan situasi saat ini sebagai dua “perlombaan” besar: siapa yang bisa lebih cepat membeli Bitcoin dan siapa yang bisa lebih efisien menambangnya. Bagi Eric, Bitcoin bukan hanya aset digital, tapi juga peluang untuk membangun kekuatan ekonomi baru.
Bukti keseriusannya? Ia membangun perusahaan bernama American Bitcoin, yang pada 12 Mei lalu mengumumkan kesepakatan merger dengan Gryphon Digital Mining, sebuah perusahaan tambang kripto yang cukup besar di AS. Merger ini dilakukan dalam bentuk pertukaran saham penuh, dan hasilnya akan menjadi entitas publik yang diperkirakan akan melantai di bursa saham Nasdaq pada akhir 2025.
Perusahaan Tambang Baru, Salah Satu yang Terbesar di AS
American Bitcoin merupakan unit bisnis dari raksasa pertambangan crypto, Hut 8. Dengan bergabungnya Gryphon dan American Bitcoin, perusahaan hasil merger ini disebut akan menjadi salah satu perusahaan tambang Bitcoin terbesar di Amerika Serikat.
Eric meluncurkan American Bitcoin bersama saudaranya dengan visi besar: menjadikan perusahaan ini sebagai jembatan investasi bagi masyarakat dan institusi yang ingin masuk ke dunia Bitcoin melalui instrumen yang teregulasi dan terpercaya.
Tak butuh waktu lama, pasar langsung bereaksi. Saham Gryphon melonjak lebih dari 200% pasca pengumuman, sementara saham Hut 8 juga menunjukkan tren positif. Banyak analis menilai langkah ini sebagai manuver cerdas menjelang halving Bitcoin yang akan datang dan semakin menguatnya minat perusahaan besar terhadap tambang aset digital.
Tapi Tidak Semua Orang Senang…
Di balik kemeriahan proyek besar ini, ada pula angin politik yang berhembus kencang. Investasi keluarga Trump di dunia crypto — dari tambang Bitcoin, token meme seperti $TRUMP, proyek stablecoin, hingga koleksi NFT — mulai menjadi sorotan serius di Washington.
Sejumlah anggota parlemen dari Partai Demokrat menyuarakan keprihatinan tentang potensi konflik kepentingan. Mereka bahkan mendesak agar dilakukan penyelidikan atas keterlibatan keluarga Trump di dunia kripto, mengingat pengaruh politik yang mereka miliki.
Dalam sebuah surat resmi pada 13 Mei, sekelompok Senator Demokrat meminta Presiden Trump agar melepaskan semua kepemilikan kripto-nya, termasuk stablecoin yang konon didukung aset fisik. Mereka khawatir, keterlibatan langsung presiden di sektor ini bisa membuka pintu bagi pengaruh asing dan potensi penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.
“Ini mencampurkan gaya bisnis Trump yang oportunistik dengan industri yang selama ini dikenal karena banyak penipuan dan kurangnya transparansi,” tulis laporan dari kelompok Democracy State Defenders. Mereka bahkan memperkirakan bahwa aset crypto kini mencakup hingga 40% dari total kekayaan Presiden Trump — atau sekitar 2,9 miliar dolar AS.
Perintah Aneh, Cadangan Bitcoin Nasional?
Kritik terhadap Trump semakin panas setelah ia mengeluarkan perintah pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis Nasional. Langkah ini dianggap mengejutkan banyak pihak — terutama karena dilakukan tanpa konsultasi luas dan dinilai sebagai upaya terselubung untuk memompa nilai investasi pribadinya.
Meski begitu, langkah tersebut juga dilihat oleh sebagian kalangan sebagai bukti bahwa pemerintah AS mulai serius memposisikan diri sebagai negara ramah crypto.
Penundaan Regulasi dan Masa Depan Crypto di AS
Di sisi lain, polemik ini ikut menghambat proses legislasi kripto di Kongres. Voting untuk UU stablecoin bipartisan yang dijadwalkan bulan ini terpaksa ditunda karena perdebatan panas soal etika dan kepentingan politik.
Namun, terlepas dari drama politik dan konflik kepentingan yang muncul, satu hal tetap jelas: Bitcoin dan dunia kripto semakin menjadi bagian penting dari lanskap ekonomi dan politik Amerika Serikat. Dan keluarga Trump tampaknya tidak hanya ingin menjadi pemain, tapi juga pemimpin di tengah perlombaan digital ini.
Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency












