Aturan Kontroversial IRS Dibatalkan, Dunia DeFi Lega

Aturan Kontroversial IRS Dibatalkan
Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Pemerintah Amerika Serikat baru saja mengambil langkah penting yang membuat komunitas kripto bernapas lega. Aturan pajak kontroversial yang sempat mengancam kebebasan dan inovasi di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) akhirnya resmi dicabut. Kemenangan ini tidak hanya menjadi angin segar bagi ekosistem kripto global, tapi juga menandai kemenangan logika dan teknologi atas regulasi kaku.

Regulasi TD 10021 Resmi Dihapus, Trump Bertindak Cepat

Pada 11 April 2025, Presiden Donald Trump secara resmi menandatangani pencabutan aturan perpajakan kripto kontroversial yang dikenal sebagai TD 10021, yang sebelumnya dijadwalkan mulai diberlakukan tahun 2025 dan sepenuhnya ditegakkan pada 2026.

Aturan ini merupakan bagian dari Undang-Undang Investasi Infrastruktur dan Pekerjaan tahun 2021, yang memperluas definisi “broker” (pialang) agar mencakup protokol DeFi, developer, dan bahkan antarmuka front-end — termasuk proyek sumber terbuka yang tidak memiliki akses terhadap dana atau data pengguna.

Bila diberlakukan, aturan tersebut akan mengharuskan semua platform, termasuk yang sepenuhnya terdesentralisasi, untuk melaporkan data transaksi pengguna seperti:

  • Nama lengkap
  • Alamat dompet kripto
  • Volume transaksi

Semua data itu akan dikumpulkan dan dilaporkan ke IRS melalui formulir 1099-DA — mirip dengan laporan pajak di Wall Street.

Namun kenyataannya, banyak pengembang dan operator platform DeFi menegaskan bahwa mereka tidak memiliki akses ke data tersebut, apalagi menyimpannya.

Tidak Mungkin Kami Bisa Laporkan Data yang Tidak Kami Miliki

Reaksi keras datang dari berbagai kalangan dalam dunia kripto. Salah satunya adalah Miller Whitehouse-Levine, CEO dari DeFi Education Fund, yang mengatakan secara tegas:

“Anda tidak bisa melaporkan data yang tidak Anda miliki.”

Dalam ekosistem DeFi, sebagian besar protokol berjalan otomatis di atas blockchain tanpa kontrol sentral. Artinya, tidak ada satu entitas pun yang mengatur siapa yang menggunakan layanan mereka — dan tidak ada data pribadi yang dikumpulkan.

Penerapan aturan IRS tersebut dipandang oleh banyak pihak sebagai upaya memaksakan kerangka regulasi tradisional ke dalam teknologi yang sama sekali berbeda, tanpa mempertimbangkan sifat desentralisasi yang menjadi dasar DeFi.

Kongres Bergerak Cepat, Suara Mayoritas Tolak Aturan

Penolakan terhadap TD 10021 tidak hanya datang dari komunitas kripto dan pengembang, tetapi juga dari kalangan legislatif. Di awal 2025, Kongres AS menggunakan Congressional Review Act untuk membatalkan aturan tersebut.

  • Hasil voting:
  • Senat: 70 mendukung, 28 menolak
  • DPR: Mayoritas setuju

Dukungan bipartisan ini menunjukkan bahwa kekhawatiran terhadap implikasi negatif dari aturan tersebut cukup luas dan melampaui batas partai politik.

Dengan penandatanganan resmi oleh Presiden Trump, penerapan aturan pajak crypto yang tidak realistis ini akhirnya dibatalkan sebelum sempat diberlakukan.

DeFi Bukan Wall Street — dan Tidak Bisa Dipaksa Menjadi Seperti Itu

Regulasi TD 10021 pada dasarnya mencoba menyamakan proyek DeFi — seperti protokol pertukaran token otomatis, agregator likuiditas, dan dompet kripto — dengan perusahaan pialang seperti di Wall Street. Padahal, mereka beroperasi dengan prinsip yang sangat berbeda.

“Aturan ini berisiko membunuh inovasi dan memaksa pengembang AS untuk hengkang ke luar negeri,” tulis beberapa kelompok advokasi teknologi dalam surat terbuka ke Kongres.

Bahkan antarmuka pengguna sederhana seperti agregator token atau dompet non-kustodian (yang tidak pernah menyimpan dana pengguna) bisa saja terkena kewajiban pelaporan, meski tidak punya akses ke informasi yang diminta.

Pencabutan Bukan Akhir dari Pengawasan Kripto

Walau aturan TD 10021 telah resmi dicabut, bukan berarti Departemen Keuangan AS berhenti memantau aktivitas kripto. Di bawah kepemimpinan Scott Bessent, lembaga ini tetap fokus pada area lain yang dianggap berdampak pada keamanan nasional dan keuangan ilegal.

Beberapa langkah yang telah diambil:

Menjatuhkan sanksi pada kelompok peretas dari Iran dan Korea Utara yang terlibat dalam pencucian dana crypto hasil kejahatan.

Melanjutkan kerjasama internasional di forum G7 untuk membahas standar pajak minimum global dan kebijakan perdagangan digital.

Dengan kata lain, pengawasan tetap berjalan, hanya saja lebih terarah pada pelaku kriminal dan transaksi lintas negara yang mencurigakan.

Kesimpulan

Pencabutan TD 10021 oleh pemerintah AS adalah kemenangan besar bagi teknologi blockchain dan dunia keuangan terdesentralisasi. Ini menunjukkan bahwa pendekatan regulasi harus realistis dan sesuai dengan karakter teknologi yang ingin diatur.

Namun, dunia kripto belum bisa bernafas lega sepenuhnya. Regulasi lain akan tetap muncul, dan perdebatan antara privasi pengguna vs transparansi pemerintah masih jauh dari kata selesai.

Untuk saat ini, proyek-proyek DeFi, protokol sumber terbuka, dan inovator blockchain mendapat ruang bernapas untuk terus berkembang — tapi mereka tahu bahwa regulator akan tetap memantau dari kejauhan.

Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *