Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.
Dunia keuangan tengah menanti pidato penting dari Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, yang dijadwalkan berlangsung hari ini di Philadelphia, Amerika Serikat. Acara tersebut merupakan bagian dari pertemuan tahunan National Association for Business Economics (NABE), dengan tema utama “Gambaran Ekonomi dan Kebijakan Moneter.”
Menurut jadwal resmi Dewan Gubernur Federal Reserve, Powell akan berbicara sekitar pukul 12:20 siang waktu setempat, di mana ia diperkirakan akan membahas kondisi ekonomi Amerika Serikat, kebijakan suku bunga, serta arah moneter ke depan yang sangat ditunggu oleh pelaku pasar global.
Pasar Global Masih Bergejolak
Pidato ini datang di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia, terutama setelah hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan China kembali memanas. Kebijakan tarif baru yang diumumkan minggu lalu memicu kekhawatiran akan terjadinya perang dagang jilid dua, yang dapat mengguncang rantai pasokan global dan menekan sektor industri.
Investor di pasar saham dan komoditas kini lebih berhati-hati, sementara indeks volatilitas global menunjukkan tren naik dalam beberapa hari terakhir. Banyak analis menilai, jika Powell memberikan sinyal kenaikan suku bunga baru, maka arus modal bisa kembali keluar dari aset berisiko seperti saham dan kripto.
Bitcoin dan Ethereum Turun Tajam
Pasar kriptocurrency tak luput dari dampak gejolak ekonomi ini. Bitcoin (BTC) anjlok sekitar 2,8% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di bawah level psikologis $60.000. Sementara Ethereum (ETH) juga melemah lebih dari 3,7%, turun di bawah $4.000 untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu.
Koreksi ini menjadi bagian dari tren penurunan yang terjadi sejak akhir pekan lalu, di mana para trader tampak mulai mengurangi posisi mereka sambil menunggu kejelasan dari arah kebijakan The Fed. Menurut data dari CoinMarketCap, total kapitalisasi pasar kripto global saat ini turun lebih dari $80 miliar dibandingkan minggu lalu.
Indeks Ketakutan dan Keserakahan Anjlok Tajam
Salah satu indikator sentimen pasar, yakni Crypto Fear and Greed Index, juga mencatat penurunan signifikan. Dari posisi “Greed (Keserakahan)” di level 64 minggu lalu, kini turun drastis ke level 27 (Fear/Ketakutan) — level terendah dalam enam bulan terakhir.
Penurunan ini menunjukkan bahwa investor mulai cenderung menahan diri dari aksi beli, dan lebih memilih menunggu sinyal yang lebih jelas dari bank sentral AS. Sejumlah analis memperkirakan, jika pidato Powell malam ini bernada hawkish (mengarah ke pengetatan moneter), maka tekanan pada pasar kripto bisa semakin dalam.
Analis, Pidato Powell Bisa Tentukan Arah Pasar Minggu Ini
Menurut analis pasar dari Bloomberg, pidato Jerome Powell kali ini akan menjadi momen penting untuk menentukan arah pergerakan aset berisiko, termasuk kripto. “Jika Powell mengisyaratkan bahwa inflasi masih menjadi ancaman utama dan suku bunga bisa tetap tinggi lebih lama, maka pasar bisa kembali mengalami koreksi besar,” ujarnya.
Namun, jika Powell memberikan nada yang lebih tenang dan menunjukkan potensi pelonggaran kebijakan di masa depan, pasar kripto berpeluang rebound cepat karena investor akan kembali mengambil risiko pada aset digital.
Kesimpulan
Dengan latar belakang ekonomi global yang masih bergejolak dan sentimen pasar yang menurun, semua mata kini tertuju pada pidato Jerome Powell. Apa pun yang ia katakan dapat memengaruhi arah harga Bitcoin, Ethereum, dan pasar kripto secara keseluruhan dalam beberapa hari ke depan.
Para trader disarankan tetap waspada dan memperhatikan volatilitas tinggi menjelang serta sesudah pidato berlangsung.
Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency












