Pasar Kripto Kembali Menguat Usai Data Inflasi AS Turun, Bitcoin Tembus Level Penting

Pasar Kripto Kembali Menguat Usai Data Inflasi AS Turun
Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan jual di awal pekan ini. Penguatan terjadi usai kabar bahwa Presiden AS Donald Trump menghentikan sementara tarif perdagangan baru untuk sebagian besar negara, kecuali China. Kebijakan ini dinilai mampu menenangkan pasar global, termasuk aset berisiko seperti cryptocurrency.

Bitcoin Kembali Bangkit Setelah Data Inflasi Mereda

Setelah sempat terpukul oleh kekhawatiran makroekonomi, Bitcoin akhirnya menunjukkan kekuatan pada Jumat pagi. Aset kripto terbesar di dunia ini sempat menyentuh angka $82.300 sebelum turun sedikit dan bertengger di sekitar $80.834,74 pada pukul 10:09 WIB, turun tipis sekitar 0,95% dari hari sebelumnya.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini mencapai $1,6 triliun, dengan volume perdagangan selama 24 jam terakhir sebesar $44,15 miliar, menurut data dari CoinMarketCap. Lonjakan harga ini terjadi setelah data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS menunjukkan penurunan inflasi sebesar 0,1% pada bulan Maret—penurunan bulanan pertama sejak Mei 2020.

Penurunan inflasi ini meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve, yang selama ini menjadi kekhawatiran utama pelaku pasar.

Analis, Pasar Masih Rentan, Aksi Ambil Untung Mulai Terlihat

Meski data inflasi memberikan angin segar, para analis memperingatkan bahwa pasar kripto masih sangat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi global. Vikram Subburaj, CEO dari platform kripto Giottus, menekankan bahwa volatilitas belum usai.

Ia menyebutkan bahwa meskipun investor tampak optimistis, kebijakan moneter ketat dari bank sentral AS masih bisa memberikan tekanan ke aset berisiko seperti Bitcoin. Di sisi lain, aset safe-haven seperti emas justru mencetak rekor baru, menandakan banyak investor masih bermain aman.

Subburaj juga mencatat bahwa Bitcoin perlu menembus level $87.200 agar dapat mengonfirmasi kelanjutan tren naik (bullish). Level ini merupakan titik pertemuan beberapa indikator teknikal penting. Jika gagal menembusnya, pasar kemungkinan akan tetap berhati-hati.

Whale Mulai Bergerak, Tanda Kepercayaan Investor Besar

Di tengah volatilitas harga, aktivitas dari pemegang besar Bitcoin atau “whales” justru meningkat. Data on-chain dari CryptoQuant menunjukkan bahwa jumlah dompet dengan kepemilikan antara 1.000 hingga 10.000 BTC bertambah lebih cepat dari rata-rata bulanan.

Ini bisa menjadi sinyal bahwa investor institusional atau pemain besar masih percaya pada prospek jangka panjang Bitcoin. Edul Patel, Co-founder dan CEO Mudrex, menambahkan bahwa saat ini Bitcoin menghadapi resistensi di kisaran $83.700, dengan dukungan kuat di area $75.000.

Menurutnya, jika harga berhasil menembus $83.700 secara meyakinkan, momentum naik bisa terus berlanjut.

Kinerja Campuran di Altcoin, Ethereum Turun, XRP Naik Tipis

Sementara Bitcoin mulai bangkit, performa altcoin menunjukkan hasil yang beragam. Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, mengalami penurunan 3,77% dan kini diperdagangkan sedikit di atas $1.548.

Di sisi lain, Ripple (XRP) mencatat kenaikan tipis sebesar 1,35%. Binance Coin (BNB) turun 0,79%, sedangkan Solana (SOL) naik tipis 0,42%. Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor masih selektif dalam memilih aset altcoin yang mereka percaya dapat bertahan dalam kondisi pasar saat ini.

Stablecoin seperti Tether (USDT) juga sedikit tergelincir, turun 0,04% menjadi $0,9993, menandakan likuiditas masih bergerak aktif meski dalam batas wajar.

Outlook Pasar, Optimisme Ada, Tapi Risiko Masih Mengintai

Meskipun ada sinyal positif dari pemulihan harga Bitcoin dan data ekonomi AS, pelaku pasar tetap waspada. Ketegangan geopolitik, kebijakan suku bunga The Fed, dan aksi ambil untung jangka pendek masih bisa menjadi penghambat.

Namun, apabila aktivitas whale terus meningkat dan Bitcoin mampu menembus level resistensi kunci, bukan tidak mungkin kita akan melihat reli lanjutan di pasar kripto dalam beberapa pekan ke depan.

Investor disarankan tetap cermat membaca pergerakan pasar dan memperhatikan level-level teknikal penting, sambil mengikuti perkembangan ekonomi global yang memengaruhi arah pasar kripto secara keseluruhan.

Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *