Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.
Seorang peretas online mengklaim berhasil mengakses KodexGlobal, akun permintaan penegakan hukum yang berperan dalam mengamankan komunikasi antara lembaga penegak hukum dan regulator. Pelanggaran ini dapat membahayakan data pribadi pengguna di berbagai platform online, termasuk pertukaran mata uang kripto terkemuka seperti Binance dan Coinbase, serta media sosial dan layanan komunikasi seperti LinkedIn dan Discord.
Peretas tersebut telah mempublikasikan akses tidak sah tersebut di BreachForums, dengan menawarkan akses penuh ke akun KodexGlobal seharga $5.000 atau $300 per permintaan data darurat. Layanan yang rentan terhadap EDR (Emergency Data Request) ini mencakup platform populer seperti LinkedIn, Discord, Tinder, Binance, Coinbase, Chainlink, dan SendGrid. Penggunaan data darurat yang tidak sah dapat mengakibatkan konsekuensi serius, termasuk pencurian identitas, pemerasan, dan kerugian finansial, terutama bagi mereka yang memiliki aset mata uang kripto.
Peretas kemungkinan besar memanfaatkan kredensial dari Infostealer Infections, suatu metode di mana malware mengambil informasi sensitif dari komputer yang terinfeksi, dalam hal ini, milik petugas penegak hukum. Lebih dari 50 kredensial berbeda untuk sistem penegakan hukum Google teridentifikasi melalui infeksi ini.
Meskipun Binance membantah adanya pelanggaran terhadap sistemnya, insiden ini memicu keprihatinan terkait keamanan data pengguna. Binance menegaskan komitmennya terhadap perlindungan data, mencatat dokumentasi menyeluruh dan pemantauan kontinu untuk mengurangi risiko akun yang terinfeksi.
Penyalahgunaan potensial KodexGlobal untuk permintaan data yang tidak sah menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan informasi pribadi. KodexGlobal berperan sebagai platform krusial untuk pertukaran data yang sah antar entitas, memastikan bahwa permintaan informasi pengguna sah dan diperlukan untuk tujuan penegakan hukum. Penting untuk menangani eksploitasi semacam ini untuk mempertahankan kepercayaan dalam kerangka keamanan digital, terutama dalam layanan online yang melibatkan transaksi keuangan dan komunikasi pribadi.
Kejadian ini juga mengingatkan pada ancaman serupa pada bulan Desember 2023, ketika peretas mengklaim menjual akses ke portal penegakan hukum Binance melalui KodexGlobal. Meskipun Binance membantah pelanggaran atau pencurian data, insiden ini menyoroti ancaman yang terus dihadapi oleh platform online dan urgensi menghadirkan langkah-langkah keamanan siber yang kokoh.
Tantangan lanjutan dihadapi Binance, seperti klaim cache kata sandi dan kode internal yang terbuka di GitHub, menegaskan perlunya kewaspadaan dan fokus terus-menerus dalam memperkuat keamanan siber. Untuk masa depan, peningkatan kesadaran, kerjasama antar pemangku kepentingan, dan perbaikan protokol keamanan menjadi kunci dalam melindungi informasi sensitif pengguna di dunia digital yang terus berkembang.
Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency












