Kelemahan Nikah Siri Online, Sebaiknya Anda Pertimbangkan

Beberapa orang menaruh minat pada nikah siri online. Meski banyak kontra dimasyarakat, keberadaan nikah siri online masih tetap eksis dan dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk melakukan pernikahan tersebut. Hingga kini, telah ada banyak situs online yang akhirnya diblokir lantaran membuat resah masyarakat.

Keberadaan nikah siri online sendiri memiliki beberapa kelemahan, tidak seperti pernikahan resmi yang tercatat oleh negara. Beberapa kelemahan yang dimaksud antara lain adalah sebagai berikut:

Nikah siri online

Terancamnya masa depan anak

Kelemahan yang pertama adalah terancamnya masa depan anak. Seperti yang kita tahu, setiap anak yang lahir harus memiliki akta kelahiran. Akta tersebut bisa didapatkan jika ada surat nikah resmi dari orang tua anak. Namun, hal ini ditak bisa didapatkan jika pernikahan orang tua tidak tercatat di mata hukum.

Akta kelahiran sendiri memiliki peran yang penting untuk kehidupan si anak nanti. Beberapa diantaranya adalah untuk mendaftar sekolah hingga membuat paspor. Berguna juga jika si anak ingin menjadi pegawai negeri sipil, kementrian BUMN, dan yang lainnya.

Tidak bisa join income ketika melakukan pinjaman ke bank

Kelemahan yag selanjutnya adalah tidak bisa menikmati adanya kredit pinjaman dari bank. Berbeda jika pernikahan dilakukan secara resmi, Anda tentu bisa mengajukan pendapatan gabungan saat melakukan pinjaman.

Dalam hal ini, saat pasangan membutuhkan uang, pihak bank tidak hanya mempertimbangkan gaji yang Anda miliki, namun juga milik pasangan. Hal ini akan sangat membantu saat Anda melakukan pengajuan pinjaman dalam jumlah yang besar.

Berbeda jika Anda tidak mencatatkan pernikahan secara resmi. Nikah siri online membuat pihak bank hanya akan mempertimbangkan gaji Anda sendiri tanpa gaji milik pasangan. Sehingga, pinjaman yang diberikan jumlahnya juga akan lebih kecil.

Tidak memiliki hak atas harta pasangan

Kelemahan nikah siri online web yang selanjutnya adalah tidak bisa memiliki hak atas harta dari pasangan. Saat Anda dan pasangan bercerai, seorang wanita harus bersiap kehilangan hak untuk memiliki harta dari suami. Mengingat tidak adanya kekuatan hukum, pihak perempuan tentu tidak bisa menuntut harta dari pasangannya. Dalam hal ini, suami juga bisa lepas tangan mengenai pembiayaan terhadap anaknya nanti.

Hal yang sama juga berlaku saat suami meninggal dunia. Istri tidak akan mendapatkan warisan dari suaminya.

Hak dalam pembelian aset bisa menghilang

Kelemahan nikah siri yang selanjutnya adalah hak dalam pembelian yang bisa hilang. Ketika Anda membeli aset dengan nama pasangan, maka hak yang dimiliki di dalam aset tersebut akan langsung hilang. Meski, saat membeli aset menggunakan uang berdua sekalipun. Hal ini bisa terjadi karena tidak ada bukti sah yang menunjukkan jika Anda dan pasangan merupakan suami istri yang sah.

Permasalahan juga akan terjadi saat Anda dan pasangan memutuskan untuk berpisah. Bahkan, saat suami meninggal, aset tersebut akan jatuh ke tangan istri yang sah atau keluarga terdekatnya. Sangat berbeda jika Anda menempuh pernikahan yang legal. Dengan demikian, saat ada aset yang dimiliki berdua, Anda masih bisa memperjuangkannya ketika bercerai.

Selain beberapa hal di atas, Anda juga harus mempertimbangkan beberapa kelemahan yang lainnya. Terutama bagi perempuan, nikah siri online justru merugikan atas sebab beberapa hal di atas. Anda sebaiknya pikirkan secara matang sebelum mengambil keputusan tersebut. Pikirkan juga masa depan anak dan bukan hanya untuk kepentingan hingga kesenangan sesaat saja.