Kalsium Untuk Ibu Hamil dan Jumlah Kalsium Yang Dibutuhkan

Selama kehamilan, jumlah kebutuhan nutrisi meningkat. Ya, karena ibu hamil juga harus memenuhi kebutuhan nutrisi janinnya untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu nutrisi penting untuk memenuhi kebutuhannya selama kehamilan adalah kalsium. Mengapa kalsium sangat penting untuk dipenuhi selama kehamilan?

Mengapa Kalsium Sangat Penting Selama Kehamilan?

Seperti yang Anda ketahui, kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan untuk membangun tulang yang kuat. Selama kehamilan, kebutuhan kalsium ibu meningkat karena kalsium dibutuhkan untuk membangun tulang dan gigi janin dalam kandungan. Gigi bayi sebenarnya sudah mulai terbentuk saat janin masih dalam kandungan. Namun, gigi baru muncul dari gusi saat bayi berusia sekitar 5 bulan.

Tidak hanya untuk pertumbuhan tulang dan gigi, kalsium juga dibutuhkan untuk pertumbuhan hati, saraf, dan otot janin yang sehat. Dan juga, dapat untuk mendukung perkembangan detak jantung janin yang normal dan juga dapat mendukung kemampuan tubuh janin untuk membekukan darah.

Bagi ibu hamil, kalsium juga dapat untuk membantu mengurangi risiko hipertensi selama masa kehamilan dan preeklamsia. Dimana, hipertensi dan preeklamsia dapat berdampak negatif pada ibu hamil dan perkembangan janin.

Kalsium tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga kebutuhan kalsium harus dipenuhi dari luar yaitu dari makanan dan suplemen (bila diperlukan). Saat ibu hamil kurang mampu memenuhi kebutuhan kalsium untuk janin, janin akan mengambil kalsium dari tulang ibu. Sehingga, kekurangan asupan kalsium dapat mengganggu kesehatan tulang ibu hamil itu sendiri. Karena itulah, kebutuhan kalsium sangat penting dipenuhi oleh ibu hamil.

Kalsium Untuk Ibu Hamil

Berapa Banyak Kalsium Yang Dibutuhkan Ibu Hamil Setiap Hari?

Kebutuhan kalsium ibu hamil meningkat 200 mg dari kebutuhan biasanya. Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan ibu hamil berbeda – beda tergantung usia ibu hamil.

  • Ibu hamil usia 18 tahun ke bawah membutuhkan kalsium sebanyak 1400 mg per hari
  • Ibu hamil usia 19-29 tahun membutuhkan 1300 mg kalsium per hari
  • Ibu hamil usia 30-49 tahun membutuhkan 1200 mg kalsium per hari

Kebutuhan kalsium ibu hamil muda lebih banyak dibandingkan ibu hamil tua. Hal ini dikarenakan ibu hamil yang masih muda juga harus memenuhi kebutuhan kalsium untuk pertumbuhan tulangnya sendiri yang masih berjalan, selain untuk memenuhi kebutuhan kalsium bagi janin.

Bagaimana Cara Memenuhi Kebutuhan Kalsium?

Kebutuhan kalsium bagi ibu hamil dapat dipenuhi dengan mengonsumsi berbagai sumber kalsium. Salah satu sumber kalsium yang terkenal adalah susu. Susu dan produk – produknya, seperti keju dan yogurt, merupakan sumber kalsium tertinggi. Segelas susu mengandung hampir 300 mg kalsium. Jadi, jika Anda minum susu 3 kali sehari, kebutuhan kalsium Anda baru 900 mg (3×300 mg).

Sulit untuk memenuhi kebutuhan kalsium yang tinggi jika Anda jarang mengonsumsi makanan atau minuman kaya kalsium, terutama susu, yogurt, dan keju. Makanan sumber kalsium yang mungkin tidak Anda konsumsi setiap hari. Maka ada Beberapa dari Anda mungkin tidak suka atau tidak bisa minum susu saat hamil.

Kemudian, untuk dapat memenuhi kebutuhan kalsium selama kehamilan, ibu hamil bisa untuk mengonsumsi suplemen kalsium jika diperlukan. Namun, tetap konsultasikan dengan dokter Anda sebelum Anda menggunakan suplemen apa pun selama kehamilan.

Kalsium bagi ibu hamil merupakan asupan yang sangat penting. Agar penyerapannya maksimal, konsumsi makanan yang mengandung kalsium harus dibarengi dengan penerapan pola hidup sehat, mengatur pola makan, dan mengonsumsi suplemen kalsium CDR atau multivitamin. Suplemen ini terdiri dari tablet effervescent yang mudah larut dalam air. Dengan rasa jeruk yang segar, CDR telah dipercaya oleh masyarakat Indonesia selama lebih dari 50 tahun dan tentunya sangat aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Selalu cek aturan pakai dan dosis untuk mengetahui takaran konsumsi yang tepat.

Makanan Kaya Kalsium

Asupan kalsium yang cukup bagi ibu hamil merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Tak hanya baik untuk perkembangan janin, maka asupan kalsium juga dapat membantu menurunkan risiko hipertensi dan preeklamsia pada calon ibu janin. Sayangnya, kalsium tidak dapat diproduksi secara alami oleh tubuh kita, maka perlu untuk diperoleh melalui asupan makanan atau suplemen tambahan.

Ada beberapa jenis makanan yang kaya akan kandungan kalsium untuk ibu hamil, antara lain:

1.Susu

Susu dan produk olahannya merupakan makanan yang kaya akan kandungan kalsium dan aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Calon ibu juga bisa mengonsumsi produk susu, seperti dengan keju, yogurt, atau es krim untuk dapat memenuhi kebutuhan kalsium.

2. Sayuran Hijau

Asupan kalsium untuk ibu hamil juga bisa didapatkan dari sayuran hijau. Ada beberapa jenis sayuran yang bisa untuk dikonsumsi pada saat hamil, di antaranya pakcoy dan brokoli.

3.Seafood

Beberapa jenis seafood juga bisa untuk dikonsumsi untuk dapat membantu memenuhi asupan kalsium selama saat kehamilan. Anda bisa mencoba mengonsumsi udang, salmon, atau jenis seafood lainnya yang direkomendasikan oleh dokter.

4. Kacang

Sajian berbahan kacang – kacangan, seperti dengan tahu juga bisa untuk menjadi pilihan makanan untuk memenuhi asupan kalsium bagi ibu hamil. Selain itu, jenis kacang – kacangan seperti almond, biji wijen, atau buncis juga bisa dikonsumsi.

Kekurangan kalsium merupakan kondisi yang harus dihindari oleh ibu hamil. Jika ini terjadi, kebutuhan kalsium selama kehamilan akan diambil dari tulang ibu. Semakin lama, dapat meningkatkan risiko osteoporosis atau gangguan tulang lainnya pada ibu.

Secara umum, ibu hamil membutuhkan 1.500 miligram kalsium per hari. Namun perlu diperhatikan, asupan nutrisi yang satu ini tidak boleh berlebihan. Wanita yang hamil tidak boleh mengonsumsi lebih dari 2.500 miligram kalsium per hari. Pasalnya, terlalu banyak kalsium justru bisa memicu kembung, sembelit, jantung berdebar, gangguan irama jantung, hingga batu ginjal pada ibu hamil.

Terlalu banyak asupan kalsium juga dapat mencegah tubuh menyerap mineral lain yang juga dibutuhkan selama kehamilan, seperti seng dan zat besi. Selain mengonsumsi makanan, mengonsumsi suplemen khusus juga bisa dilakukan untuk memenuhi asupan kalsium bagi ibu hamil. Untuk amannya, pastikan untuk selalu mendiskusikan hal ini dengan dokter terlebih dahulu, terutama mengenai jenis suplemen, dosis, dan aturan mengonsumsi suplemen selama kehamilan.