Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.
Setelah sempat melaju kencang sebagai salah satu koin meme paling populer, Shiba Inu (SHIB) kini terlihat mulai kehilangan momentum. Harga SHIB turun menjadi $0.0000143, melemah cukup jauh dari level $0.0000177 yang tercapai dua minggu sebelumnya. Meskipun sempat terjadi pemulihan mingguan sebesar +19,3%, sinyal on-chain dan volume sosial menunjukkan bahwa tenaga komunitas mulai menurun.
Sementara itu, perhatian investor ritel dan trader mulai berpindah ke Remittix (RTX), sebuah token baru yang berfokus pada sistem pembayaran global (PayFi) dan sudah dijuluki oleh komunitas sebagai “XRP 2.0.” Apa yang membuat RTX begitu menarik di tengah lesunya performa Shiba Inu?
Shiba Inu, Banyak Pembakaran, Minim Arah Baru
Dalam dunia kripto, laju pembakaran sering kali dianggap sebagai sinyal deflasi yang bisa mendorong harga naik. Minggu lalu, lebih dari 1 miliar token SHIB dibakar, dengan laju pembakaran melonjak sebesar +2.080%. Volume sosial Shiba Inu pun ikut naik 50%, menandakan bahwa komunitas masih aktif berdiskusi.
Namun, lonjakan ini tidak berhasil mendorong harga menembus resistensi psikologis di $0.000015. Alih-alih naik, harga SHIB malah stagnan, dengan dompet aktif turun 12%. Volume transaksi harian juga ikut menyusut menjadi $518 juta, sementara kapitalisasi pasarnya turun di bawah $8,3 miliar.
Dari sisi on-chain, terjadi penurunan cadangan SHIB di exchange—menunjukkan bahwa paus (investor besar) mulai memindahkan token mereka ke dompet pribadi. Ini bisa berarti dua hal: mereka bersiap untuk jangka panjang, atau mereka mulai kehilangan kepercayaan pada potensi jangka pendek SHIB.
RTX Masuk Panggung, Token Pembayaran Serius dengan Utilitas Nyata
Di saat banyak proyek meme coin bergantung pada komunitas dan viralitas, Remittix (RTX) datang dengan pendekatan berbeda: utilitas nyata dan teknologi keuangan modern. Dalam fase pra-penjualannya, RTX sudah berhasil mengumpulkan lebih dari $16,3 juta, dengan 553 juta token terjual di harga $0.0811—mendekati soft cap $18 juta.
RTX dikenal sebagai proyek PayFi, yaitu sistem pembayaran terdesentralisasi yang memungkinkan transfer lintas negara dalam hitungan detik. Demo versi awalnya sudah menunjukkan pengiriman USDC ke lebih dari 30 negara dalam waktu kurang dari 10 detik, disertai dengan mekanisme pembakaran otomatis sebesar 0,1% di setiap transaksi.
Inilah yang membuat banyak analis dan komunitas kripto menyebut Remittix sebagai ‘XRP 2.0’, karena fitur-fiturnya mengingatkan pada kecepatan dan efisiensi Ripple, namun dengan mekanisme kelangkaan token yang tertanam secara otomatis.
Apa yang Membuat Remittix Disebut ‘XRP 2.0’?
Transfer Global Cepat:
RTX memungkinkan transaksi crypto-to-bank secara instan di lebih dari 30 negara.
Fokus ke Koridor Pembayaran Fiat:
Tidak hanya untuk spekulasi atau trading, RTX dirancang untuk kasus penggunaan di dunia nyata, seperti remitansi dan pembayaran lintas batas.
Audit Keamanan oleh CertiK:
Kontrak pintar RTX sudah diaudit dan diverifikasi oleh CertiK, salah satu auditor keamanan terkemuka di dunia blockchain.
Burn Mechanism:
Tiap transfer RTX akan otomatis membakar 0,1% dari nilai transaksi, membuat pasokan token semakin langka seiring waktu.
Bonus Pra-Penjualan dan Giveaway:
Pra-penjualan RTX disertai dengan insentif besar, termasuk giveaway hingga $250.000, menarik minat investor awal.
SHIB vs RTX, Meme Coin vs Utility Coin
Shiba Inu memang masih punya komunitas yang kuat dan semangat yang besar. Tapi dalam pasar kripto yang semakin matang, hanya hype saja tidak cukup. Banyak investor mulai mencari token dengan utilitas nyata yang bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
RTX menawarkan hal itu. Dibandingkan dengan mekanisme pembakaran besar-besaran tanpa tujuan jelas, RTX memberikan kasus penggunaan konkret sebagai alat pembayaran dengan kecepatan tinggi dan biaya rendah.
Menurut sejumlah analis, RTX bahkan diprediksi bisa melonjak hingga 2.500% pada kuartal 3, terutama jika volume transaksi global meningkat dan lebih banyak koridor pembayaran diaktifkan.
Lanjut Pegang SHIB, Beralih ke RTX, atau Diversifikasi?
Dengan kondisi saat ini, banyak investor menghadapi dilema:
- Apakah tetap bertahan bersama SHIB dan berharap reli besar akan datang?
- Atau mulai mengambil posisi di RTX dan memanfaatkan momentum awal token utilitas?
Beberapa investor memilih pendekatan diversifikasi cerdas: menyimpan posisi ringan di SHIB sebagai bagian dari nostalgia meme coin, sambil menempatkan investasi strategis di RTX yang punya potensi pertumbuhan berbasis fundamental dan adopsi nyata.
Kesimpulan
Pasar kripto selalu dinamis. Proyek yang dulu berjaya bisa saja kehilangan pamor, sementara proyek baru dengan visi kuat bisa mendominasi siklus berikutnya.
Shiba Inu telah memberikan banyak kejutan di masa lalu, namun kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan relevansi. Remittix (RTX) hadir membawa angin segar, menggabungkan kecepatan, kelangkaan, dan utilitas yang nyata — kombinasi yang jarang ditemukan di proyek baru.
Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency












