Bitcoin Naik, Listrik Turun, EIA Temui Pertambangan Kripto di Amerika

EIA
Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) kini tengah melakukan langkah penting dengan mengumpulkan informasi terkait konsumsi energi dalam industri pertambangan mata uang kripto di negara tersebut. Administrasi Informasi Energi (EIA) DOE saat ini sedang menjalankan survei sementara untuk menilai penggunaan listrik di perusahaan pertambangan lokal, sebagai respons terhadap peningkatan harga Bitcoin yang mendorong aktivitas pertambangan kripto di Amerika Serikat.

DOE telah mendapatkan persetujuan “darurat” pada Januari 2024 untuk mengumpulkan data ini, terutama ketika cuaca dingin di Amerika Serikat meningkatkan permintaan listrik. Joe DeCarolis, Administrator EIA, menyatakan bahwa peningkatan aktivitas penambangan mata uang kripto dapat berdampak pada sistem kelistrikan, mempengaruhi operasi sistem dan harga konsumen.

EIA berfokus pada pengumpulan data untuk menciptakan “potret dasar” dari perusahaan penambangan kripto di Amerika Serikat. Ini termasuk mengukur perubahan aktivitas penambangan, mengidentifikasi sumber listrik, dan memilih wilayah dengan konsentrasi aktivitas penambangan. Semua fasilitas penambangan kripto komersial di Amerika Serikat yang menggunakan mekanisme konsensus bukti kerja (PoW) wajib berpartisipasi dalam survei ini.

Administrasi Informasi Energi

Meskipun langkah ini mendapat persetujuan Kantor Manajemen dan Anggaran (OMB) DOE hingga Juli 2024, beberapa anggota komunitas pertambangan dan Bitcoin di AS menyambutnya dengan skeptis. Mereka menyatakan kekhawatiran atas apa yang dianggap sebagai “penjangkauan yang mencolok” oleh EIA, mencurigai motivasi politik lebih dari kebijakan yang masuk akal.

EIA telah merilis analisis teknis yang memperkirakan penggunaan listrik dari penambangan kripto di AS. Dengan menggabungkan pendekatan top-down menggunakan Indeks Konsumsi Listrik Bitcoin Cambridge dan pendekatan bottom-up yang melibatkan data lokasi dan kapasitas fasilitas penambangan, EIA memperkirakan penggunaan listrik berkisar antara 25 hingga 91 TWh pada tahun 2023.

Meski begitu, sebagian anggota komunitas kripto meragukan perlunya pengawasan pemerintah, menyebut bahwa penambangan Bitcoin telah berkontribusi pada stabilitas jaringan energi dan tidak memerlukan tindakan darurat untuk pengumpulan data. Beberapa operasi penambangan bahkan telah berpartisipasi dalam program respons terhadap permintaan untuk membatasi penggunaan selama periode permintaan puncak.

Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *