Masa Depan Cryptocurrency Antara Integrasi AI dan Revolusi Blockchain!

Integrasi AI dan Revolusi Blockchain
Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di BINANCE Atau BYBIT Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian anda bisa jual disini.

Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, membahas potensi integrasi kecerdasan buatan (AI) dengan cryptocurrency dalam penjelasannya pada hari Selasa. Buterin membandingkan peran AI dengan peserta dalam video game dan menggambarkan bot perdagangan di bursa berbasis blockchain sebagai contoh nyata keterlibatan AI dalam ruang kripto.

Dalam postingan blognya, Buterin mengungkapkan bahwa kasus penggunaan integrasi AI dalam dunia kripto telah ada sejak lama, bahkan dengan teknologi AI yang lebih sederhana. Namun, ia menyatakan bahwa kita kini berada pada persimpangan yang sangat nyata antara AI dan kripto.

Buterin melihat masa depan yang melibatkan aplikasi AI seperti peserta dalam pasar prediksi, seperti AIOmen, yang dapat memberikan likuiditas yang diperlukan pada pasar-pasar tersebut. Ia memuji pengetahuan AI dan kemampuan mengambil risiko yang dapat memberikan kontribusi positif di ruang kripto.

Selain perdagangan, AI juga dapat berperan sebagai panduan untuk wilayah kripto yang belum terpetakan, membantu pengguna dalam memahami lingkungan tersebut. Contohnya adalah MetaMask, dompet kripto yang memberikan peringatan terhadap situs web dan aplikasi tercela.

Namun, Buterin juga memberikan peringatan terkait bahaya yang mungkin timbul. Keterbukaan perangkat lunak sumber terbuka dalam dunia kripto dapat dimanfaatkan oleh individu untuk mengeksploitasi sistem AI. Integrasi AI dalam dompet sumber terbuka, misalnya, dapat dianalisis oleh peretas untuk merancang penipuan yang tidak terdeteksi oleh AI.

Buterin mengakui bahwa mengatasi kompleksitas penggabungan AI sebagai pengambil keputusan dalam proses blockchain memerlukan solusi yang matang. Meskipun alat seperti zero-knowledge proof dapat memberikan beberapa solusi, ia juga menyebut bahwa alat tersebut dapat memperkuat tuntutan komputasi AI dan meningkatkan kerentanan terhadap manipulasi.

Meski mengakui tantangan-tantangan tersebut, Buterin tetap optimis terhadap upaya untuk menghadirkan penggunaan AI yang konstruktif di berbagai bidang, dengan harapan dapat menemukan bidang mana yang dapat diterapkan secara luas. Diskusi ini terjadi seiring dengan proposal Buterin untuk meningkatkan batas gas blok Ethereum, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jaringan, pada 12 Januari 2024.

Ikut Google News dan Join Telegram Informasi | Diskusi Cryptocurrency

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *